Home / Sumsel / Begal Marak, Motor Tua Pilihan Aman

Begal Marak, Motor Tua Pilihan Aman

“Sejauh yang saya tahu, belum terdengar ada pengendara motor jenis Vespa menjadi korban begal. Mengambil amannya, saya lebih memilih naik Vespa.”

Akhir-akhir ini aksi begal motor kerap terjadi. Banyak media nasional maupun lokal mengabarkan kasus begal hampir di seluruh pelosok Bumi Pertiwi.

Termasuk di Kabupaten Banyuasin. Sejumlah kasus pencurian dan begal motor sadis kerap terjadi. Bahkan sampai membuat korbannya tewas mengenaskan.

“Mayoritas yang kena begal itu menggunakan motor pasaran. Seperti matic, bebek dan motor sport keluaran terbaru. Termasuk motor beat saya salah satunya juga digondol maling,” jelas Riki (30), salah seorang karyawan perusahaan di Talang Kelapa Banyuasin.

Salah satu solusi agar tetap eksis berkendara tanpa rasa was-was kena begal, harus mengganti tunggangan yang kurang disukai begal.

Namun tetap handal di jalanan dan tidak kalah keren bila dibandingkan dengan motor lain. “Sejauh yang saya tahu, belum terdengar ada pengendara vespa tua jadi korban begal. Mengambil amannya, saya lebih memilih naik vespa, menganti motor saya yang hilang di parkiran mesjid,” kata Ketua Banyuasin Vespa Club itu.

Dia melanjutkan, sebenarnya tidak hanya Vespa yang jarang dibegal. Sejumlah motor antik lainnya juga bisa dijadikan alternatif.

Seperti Honda C70, Honda CB dan sejumlah motor antik lainnya yang berseliweran di jalanan. “Atau kalau ada uang lebih, mending ganti yang roda empat, lebih aman dan tidak basah kalau hujan,” ujarnya sambil terkekeh.

Warga Komplek Azhar Talang Kelapa ini, masih terngiang kasus pasangan suami istri yang masih tetangganya, tewas mengenaskan dibacok kawanan begal motor.

“Sampai sekarang, kabarnya pelaku begal itu belum berhasil ditangkap polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi  membenarkan, kalau sejauh ini belum terdengar Vespa jadi korban begal, tapi kalau kasus pencurian ada, itu pun sedikit sekali.

“Biasanya motor yang diincar pelaku yang masih mudah dijual di pasaran,” katanya.

Namun, apapun kendaraan yang digunakan tetap harus waspada, jangan berikan kesempatan pada pelaku untuk berbuat jahat. “Motor tua banyak juga yang mahal, apalagi kalau dijual ke kolektor,” katanya.

Selain itu, selalu taati peraturan lalu lintas dan kenakan peralatan standar keamanan dalam berkendara.

Meski motor tua harus tetap memiliki lampu sein, spion, ligth on, dan pastinya plat nomor polisi asli yang rajin bayar pajak serta jangan lupa pakai helm.

“Karena mayoritas terjadinya kecelakaan lalu lintas lantaran diawali pelanggaran aturan lalu lintas,” jelasnya. #mewan haqulana

 

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Proklamasi Di Palembang

Oleh: Kemas A.R. Panji (Dosen UIN Raden Fatah Palembang/ Sejarawan kota Palembang) Bangsa Indonesia Memproklamasikan Kemerdekaannya pada hari Jumat tanggal ...