Lakukan Verifikasi Ulang Guru Honor di Sumsel

47
Rizal Kenedi

Palembang, BP

Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan meminta pihak Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sumsel melakukan verifikasi ulang terhadap data guru honor di Sumsel.
      “Seperti di Lahat ada satu nama keluar dua nama. Kita minta minta dilakukan verifikasi ulang sampai orang-orang yang berhak mendapatkan status sebagai tenaga honor,” kata anggota Komisi V DPRD Sumsel Rizal Kenedi, Minggu (2/7).
      Tenaga honor ini menurutnya adalah tenaga yang selama ini mengajar di SMA/SMK  dan diangkat berdasarkan SK kepala daerah masing-masing.
      “Mereka ini jumlahnya 700 orang guru honor,” katanya.
      Pendataan ulang tersebut menurut politisi PPP ini setelah Idul Fitri harus selesai dan clear semua.
      “Untuk penggajian guru honor ini menurutnya tetap menggunakan APBD Provinsi,” katanya.
      Dan bagi yang tidak termasuk dalam verifikasi ulang tersebut menurutnya Sumsel ada program sekolah gratis.
 “Artinya guru-guru yang tidak termasuk disitu atau verifikasi ulang tapi selama ini mengajar , kita berharap agar bisa dibayarkan honornya melakukan program sekolah gratis itu,” katanya.  
Sebelumnya terkait gaji guru honor di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  kini pihak Dinas Pendidikan Sumsel sedang mendata ulang guru honor yang di SKkan oleh kepala daerah yang data awal masuk  bulan Oktober 2016 yang jumlahnya 705 orang.
“ Mereka sekarang melakukan verifikasi dan dikembalikan ke sekolahnya, jadi verifikasi mereka mengenai jam  ngajar mereka, nah untuk selanjutnya dari sekolah sudah verifikasi, akan dikembalikan kepada Dinas Pendidikan, maka  Dinas Pendidikan akan membuat perjanjian terhadap guru yang bersangkutan  maka Pemprov Sumsel bisa mengucurkan  anggaran yang sudah dianggarkan tahun 2016 Rp15 miliar,” kata Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani, Senin (19/6).
      Sedangkan menurut Nopran bagi guru-guru yang tidak terdata atau di luar 705 orang tadi  menurutnya mereka adalah guru honor ditingkat sekolah masing-masing  yang jumlahnya mencapai   2500 orang hingga 3000 orang .
“Mereka dibayarkan oleh dana BOS, tentu sekolah masing-masing yang mengatur berapa honor mereka,” katanya.
      Jika verifikasi untuk guru honor  yang data awal masuk  bulan Oktober 2016 yang jumlahnya 705 orang selesai verifikasi satu hingga dua hari ini bisa langsung gajian.
“Tapi kita cuti nasional mulai Kamis ini , kita berharap Pemprov Sumsel melalui Dinas Pendidikan Sumsel bisa mencairkan honor mereka sebelum lebaran jika persyaratan ditentukan selesai tapi kalau belum selesai apa mau di kata,” katanya.#osk