Home / Pemerintahan / Segera Realisasikan TAA

Segera Realisasikan TAA

Husyam Usman

Palembang, BP 

       Pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan semakin menggeliat. Provinsi ini mampu mewujudkan beberapa proyek infrastruktur strategis yang masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumsel Tahun 2015-2018.
Seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api dan Pelabuhan Tanjung Carat, mega proyek ini begitu penting untuk memajukan ekonomi, membuka kawasan industri baru (hulu dan hilir), juga membuka jalur transportasi darat dan laut namun hingga kini belum terealisiasi.
Sekretaris Wilayah (Sekwil)  Pandu Tani Indonesia (Patani) Provinsi Sumsel Husyam Usman menilai hingga saat ini  kalau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mau cepat maju dan rakyat sejahtera maka Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api dan Pelabuhan Tanjung Carat solusinya dan segera di realisasikan.
Tergantung Pemerintah daerah skrg, apakah TAA mwrupakan skala prioritas apa tidak? Komitmen pemerintah pusat yang pernah menjanjikann bahwa infrastruktur tol laut menjadi sokoguru utama percepatan pambanguanannya harus segera dibuktikan,” katanya, Kamis (29/6).
Karena menurutnya kalau tidak hasil hasil Sumber Daya Alam (SDA)  pertanian, perkebunan  Sumsel selamanya tidak akan bisa menyumbang  pendapatan asli daerah (PAD) dengan maksimal dan
Sulit terjadi peningkatan kapasitas produksi tanpa ada demand internasional yang terjaga.
 Husyam Usman menilai pelabuhan samudera Tanjung Api-Api (TAA) sebuah proyek prestisius Provinsi Sumsel dari sejak gubernur Sainan Sagiman, yang secara serius di implementasikan oleh gubernur Ramli Hasan Basri dengan penyiapan tahapan dasar menuju ke arah itu.
Dan  pembangunannya  ini di garap secara serius pada zaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  karena ruang anggaran memungkinkan untuk itu melalui APBN.
“Tanjung Api Api menjadi sangat penting karena secara geografis sangatlah dekat dengan pulau bangka dan dengan jarak tempuh yang sama dekatnya ke pulau batam dan pelabuhan tanjung priok jakarta, secara internasional akan menjadi penyeimbang pelabuhan laut Singapura. Secara ekonomi sangat menguntungkan Sumsel memperoleh PAD dari arus barang dan jasa yang hilir mudik jika pelabuhan TAA ini hadir,” katanya.
Selama ini menurut Husyam beberapa Sumber Daya Alam (SDA)  dan hasil produk olahan pertanian, perkebunan dll Sumsel banyak dikeluarkan lewat pelabuhan laut teluk betung Bandar Lampung.
“Dari sisi pendapatan maka Provinsi  Lampung banyak mendapat keuntungan dari sewa pelabuhan dan pekerja serta pajak.
Dari Branding pembangunan daerah ini tidak menguntungkan pemerintah karena dari produk Sumsel yang mendapat manfaat provinsi lain.
“Kemudian dari sisi harga produk barang dan jasa jika TAA terealisasi maka mata rantai produksi jadi lebih pendek maka harga bisa lebih murah dan bersaing. Hilirisasi industri akan tercipta dengan cepat karena infrastruktur dasar seperti pelabuhan adalah pendukung utama tumbuhnya industri hilir. Sektor migas, pupuk, pabrik karet, pabrik olahan minyak sawit, kopra dan pertanian jagung, bawang merah, beras semakin meningkat harga nya ditingkat petani ketika barang tersebut dapat diterima buyer internasional dengan cepat dan baik,” katanya.
 Peningkatan harga ini menurutnya akan memberikan ruang bagi petani nelayan memperoleh margin keuntungan harga yang lebih baik. Yang akhirnya mereka mampu meningkatkan kualitas produksi dan hasil produksi.
“Poros baru tol laut antara TAA harus menjadi alternatif bagi berbagai perusahaan kargo internasional menyimpan dan transit barang mereka setelah singapura dan batam kedepan,” katanya.
Sebelumnya KEK akan menempati lahan seluas 4.045 hektare, rinciannya lahan darat 2.030 hektare, termasuk Teluk Payo, dan reklamasi Tanjung Carat (untuk pelabuhan laut dalam) 2.015 hektare. Investasi pengembangan KEK TAA ini bisa mencapai sekitar Rp200 triliun. Untuk Tanjung Carat sendiri diperkirakan menelan dana Rp240 miliar dari dana APBN multiyear.#osk
Baca:  Pelabuhan 35 Ilir Terbengkalai
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Kopra Jeblok, Senator Malut Minta Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, BP–Harga kopra di Maluku Utara (Malut) jeblok sejak enam bulan terakhir. Semula Rp10.000 kini hanya dihargai Rp3.200 per kilo. ...