Home / Headline / 2018, Bus Kota Ditiadakan di Palembang

2018, Bus Kota Ditiadakan di Palembang

Palembang, BP
Meningkatkan kenyamanan transportasi yang juga aman di Palembang, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menargetkan tahun 2018 tidak ada lagi bus kota. Pengikisan jumlah bus terus dilakukan dengan tidak memperpanjang masa trayek hingga zero bus kota tahun mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Kurniawan mengatakan, saat ini telah tercatat ada 50 bus kota yang masih beroperasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 10 Tahun 2011 tentang strandarisasi angkutan masal perkotaan, Dishub berkomiten mengandangkan bus kota yang telah habis trayek atau masa beroperasi.
“Bus kota yang sudah habis masa trayek tidak ada peremajaan lagi atau tidak boleh diperpanjang lagi, terutama bus kota akan dihapuskan pada 2018 mendatang, dan berdasarkan Permenhub itu kita yang diinginkan kendaraan yang nyaman, aman dan tertib, sementara selama ini bus kota sering membuat ulah,” katanya.
Ia mengatakan, pihaknya sejak 2009 memang tidak lagi memperpanjang izin trayek bus kota. Saat ini, bus kota yang masih beroperasi itu ada di rute Karyajaya – Alang-Alang Lebar (AAL), Karyajaya – Perumnas, Karyajaya – Plaju, dan Pusri – Plaju.
“Untuk 50 bus kota yang masih beroperasi, kita terus melakukan pengawasan dan penertiban. Mulai dari penertiban KIR, stiker, serta surat-surat kendaraan,” jelasnya.
Sebelumnya, pihaknya berencana akan mengadakan bus baru menggantikan 50 bus kota yang beroperasi saat ini. Pertengahan 2018, 50 bus kota itu akan habis masa trayeknya dan tidak akan diperpanjang.
“Kami masih menunggu Organda untuk pengadaan bus ini. Sebelumnya Organda berencana membuat Trans Sriwijaya, tapi itu masih dibahas,” terangnya.
Ia menerangkan, fasilitas bus yang diadakan oleh pihak swasta itu akan sama dengan fasilitas Bus Rapid Transit Transmusi. Misalnya berpenyejuk udara. Karena itu merupakan salah satu persyaratan untuk memperpanjang izin trayek. Bus juga tidak boleh yang telah direkondisi maupun direnovasi.
“Seluruh bus di Palembang memang sudah selayaknya diremajakan. Karena memang dalam aturan, 10 tahun beroperasi harus dilakukan peremajaan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, untuk angkutan kota, belum ada rencana penambahan. Angkot yang izin trayeknya sudah habis akan diubah jadi kendaraan plat hitam. Ini sudah diterapkan di sebagian angkot jurusan Kertapati-Ampera dan Way Hitam. “Hanya diremajakan, trayeknya tetap trayek lama,” ujarnya.#pit
Baca:  2017 Tak Ada Lagi Bus Kota Beroperasi di Palembang
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penanganan Banjir di Kota Palembang Harus Fokus

Palembang, BP Banjir yang di terjadi di kota Palembang beberapa hari yang lalu nampaknya tidak pernah tuntas dibenahi oleh Pemerintah ...