Home / Headline / Pengerjaan Pedesterian Dilanjutkan

Pengerjaan Pedesterian Dilanjutkan

Jadi Destinasi Wisata Baru Palembang

Palembang, BP

Pemerintah menambah pembangunan pedesterian atau Sudirman Walk di Jalan Sudirman, yang sebelumnya dari sebrang Cinde sampai sebelum Pasar 16 Ilir, kini dilanjutkan hingga Pasar Cinde atau sepanjang 1,5 kilometer.

 

Meski Sudirman Walk baru selesai lebih kurang 400 meter, setiap akhir pekan kawasan itu menjadi tempat destinasi wisata baru khususnya bagi masyarakat Palembang. Dengan konsep seperti kawasan Orchard Singapura, Sudirman Walk menjadi tempat destinasi wisata yang nyaman untuk wisatawan duduk bersantai di sepanjang jalan.

 

Untuk menunjang kenyamanan itu, maka Pemkot Palembang melanjutkan pengerjaan sehingga nantinya seluruh trotoar di Jalan Sudirman sama kondisinya seperti Sudirman Walk saat ini.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palembang M Sapri Nungcik mengatakan, pihaknya mulai mengerjakan lanjutan penataan pedesterian dari sebelum Pasar 16 Ilir hingga Masjid Agung, dan diteruskan sampai ke perkantoran Bank Mandiri Pasar Cinde.

 

“Pengerjaan lanjutan ini tetap mengacu pada konsep sebelumnya dengan lebar pedesterian sekitar 5 meter, dan tetap akan dibuatkan tempat duduk di bawah pohon,” katanya.

 

Ia mengatakan, pengerjaan ditargetkan selesai di tahun ini juga bersama Satker Perbaikan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Kementrian Pekerjaan Umum. Jika pengerjaan pedestrian ini selesai dapat dimanfaatkan oleh pejalan kaki. Sapri mengatakan, pengerjaan pedestrian ini diharapkan selesai sebelum perhelatan Asian Games 2018 mendatang.

 

Sementara itu Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, diperbaikinya
trotoar ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi pedestrian di kawasan Sudirman, sehingga tidak hanya menjadi nyaman bagi pejalan kaki, tetapi
juga bisa menjadi destinasi pariwisata. “Kami ingin pedestrian ini seperti di Singapura,” ujarnya.

 

Penataan pedestrian di jalan protokol tersebut, memang jadi prioritas. Pasalnya, selain untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki, juga sekaligus mempercantik kawasan Sudirman yang merupakan pusat kegiatan di Kota Palembang. “Sekarang pedestrian di sana sudah rusak, ada yang sampai hancur. Nah, ini yang diperbaiki. Perbaikannya juga menyeluruh nantinya termasuk penataan parkir di Sudirman,” katanya.

 

Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani mengatakan, di Sudirman Walk setiap malam dibuat acara rutin untuk menyaksikan pagelaran seni, seperti musik jalanan, musik khas daerah, dan lainnya.

 

“Berbeda dengan di Malioboro yang lebih kepada wisata kuliner dan belanja. Di Sudirman Walk ini yang akan dimunculkan hal-hal unik, atraksi, yang dapat memancing para wisatawan berkunjung dan duduk berlama-lama,” jelasnya.

 

Pengunjung tak hanya dari wilayah kota, tetapi juga dari luar Palembang juga. Wajar jika setia weekend, kawasan Sudirman selalu membludak dipenuhi pengunjung. Bahkan hingga dilakukan penutupan jalan di ruas jalan Sudirman. Sehingga masyarakat mesti melalui Jalan Kolonel Atmo untuk menuju Ampera dan sekitarnya.

 

“Hanya saja selama puasa dihentikan dulu atraksi di Sudirman, seminggu setelah lebaran baru buka lagi,” tukasnya. #pit

x

Jangan Lewatkan

UIN Raden Fatah Berduka

Palembang, BP Civitas akademika Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang berduka, salah satu dosen terbaiknya Drs. Kailani Mustafa, ...