Home / Headline / Niat Mudik Lebaran, Giyan Keyok Didor Petugas

Niat Mudik Lebaran, Giyan Keyok Didor Petugas

PALI, BP
Dengan tertatih-tatih menahan sakitnya akibat terkena timah panas polisi di bagian kaki sebelah kanannya, Feri alias Gayik (32) warga Dusun I Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI bertekuk lutut tak berdaya menerima kenyataan pahit akibat perbuatannya.

Bukan tanpa sebab, pelaku yang kerap disapa Gayik ini ditembak oleh jajaran Polsek Penukal Abab pimpinan AKP Denni NS, yang merupakan salahsatu buruan polisi terkait kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada Juli 2016 lalu, dengan korbannya Tarmizi (23) yang merupakan karyawan koperasi beralamat di Desa Sidoharjo Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyu asin yang pada saat itu sedang melakukan penagihan terhadap nasabahnya di wilayah kecamatan Penukal.

Saat melintas di wilayah Desa Purun, korban di hadang dua dan salahsatu pelaku Gayik dengan menodongkan sepucuk senjata api rakitan dan sebilah senjata tajam sembari mengancam agar korban menyerahkan sepeda motor yang dikendarainya.

Baca:  Enggek Tewas Ditembak Polisi

Menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan, serta karena takut akibat ditodong Senpira dan Sajam, akhirnya dengan sangat terpaksa korban menyerahkan sepeda motor yang sehari-harinya menjadi kendaraan bagi korban untuk bekerja. Usai merampas sepeda motor korban, kemudian pelaku kabur bersama temannya KT (DPO) dan bersembunyi di Pulau Bangka.

Dari pengakuan pelaku, selama setahun ini dirinya bersembunyi dan kabur ke Pulau Bangka, serta saat ini dirinya ingin mudik kekampungnya dikecamatan Penukal, karena ingin merayakan lebaran bersama anak istri serta keluarganya.

“Aku kerja jadi buruh kasar disano (Bangka, red) pak, pulang kekampung halaman untuk mudik lebaran biar bersama-sama keluar disini.” aku Pelaku dihadapan petugas polsek Penukal Abab.

Mudiknya Gayik ke kampung halamannya terendus jajaran Polsek Penukal Abab. Setelah memastikan keberadaan pelaku Gayik, polisi melakukan penggrebekan di sebuah warung di desa Purun. Tetapi pada saat penggrebekan, Gayik melakukan perlawanan dengan berusaha kabur dari sergapan polisi.

Baca:  Sebulan Buron, Pengeroyok Polisi Ditembak

Tak mau kehilangan buruannya, polisi dengan terpaksa melumpuhkan pelaku dengan cara menembak pelaku tepatnya mengenai kaki sebelah kanan pelaku hingga pelaku tersungkur dan menyerah.

“Pelaku ini sudah satu tahun jadi Daftar Pencarian Orang ((DPO), karena telah melakukan tindak pidana Curas atas dasar laporan korbannya dengan bukti LP: B/199/VIII/2016/Sumsel/ Res. M. Enim tgl 21 Juli 2016,” ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Utara AKP Denni NS kepada media ini, Jumat (16/6).

Menurut Denni, bahwa pelaku ditangkap pada Rabu (14/6) sekitar pukul 10:00 WIB di sebuah warung yang tak jauh dari tempat tinggal pelaku.

Baca:  Curi Dua Tandan Sawit, Zulkarnain Tewas Ditembak Aparat

“Kita dapat laporan bahwa pelaku yang selama ini sembunyi di pulau Bangka dan saat ini pulang kampung untuk lebaran bersama keluarga, laporan itu langsung kita tindaklanjuti dan setelah dilakukan lidik, lalu kita adakan penggrebekan. Saat akan diamakan pelaku melakukan perlawanan dan berusaha kabur, hingga terpaksa anggota kita mengeluarkan timah panas untuk melumpuhkan pelaku, selanjutnya pelaku langsung kita amankan ke mapolsek Penukal Abab.” jelasnya.

Lebih lanjut, Untuk hukumannya sendiri, dikatakan Denni bahwa pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara.

“Saat ini kita masih lakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan mencari barang bukti serta kita korek keterangan pelaku guna pengembangan. Akibat melanggar pasal 365 KUHP, dan ganjarannya diatas 7 tahun kurungan penjara.” tandas Denni. #hab

x

Jangan Lewatkan

Polda Endus Ladang Ganja Lain

Palembang, BP–Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnahkan 335 butir ekstasi dan 86,34 gram sabu hasil ungkap dua perkara dengan tiga ...