Home / Headline / Siswa SMAN Sumsel Sabet Medali INESPO di Belanda

Siswa SMAN Sumsel Sabet Medali INESPO di Belanda

Jaya Firmansyah dan Surya Bima Wicaksono dua pelajar SMA Negeri Sumsel peraih medali pada ajang International Environment & Sustainability Project Olympiad (INESPO) 2017 di Den Haag, Belanda, Kamis (15/6).

Palembang, BP

Dua siswa SMA Negeri Sumsel berhasil mengharumkan Merah Putih di ajang International Environment & Sustainability Project Olympiad (INESPO) 2017 di Den Haag, Belanda.
Kedua siswa Jaya Firmansyah dan Surya Bima Wicaksono melenggang meraih medali perunggu setelah karya ilmiah bertema Pemanfaatan Sabut Kelapa dan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Pembuatan Papan Partikel yang dikirim dipilih sebagai pemenang.
Perjuangan keduanya diakui memang tak semudah dibayangkan. Pasalnya, mereka terlebih dahulu berhasil menyabet medali emas diajang nasional yakni Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) pada 24-26 Februari 2017, di Sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang. Sehingga mereka pun direkomendasikan diajang kompetisi karya ilmiah internasional.
 Produk yang dihasilkan dari karya ilmiah tersebut adalah papan partikel yang kuat dan tahan api karena telah melalui 9 (sembilan) tahap pengujian. “Papan partikel yang kami buat ini dapat menahan api hingga selama 15 menit karena dilapisi cairan Natrium Silicat,”ujarnya Jaya Firmansyah, Kamis (15/6).
Dia menyatakan karya ilmiah yang mereka buat tersebut lalu dikirim melalui video dengan durasi 10 menit pada 17 Maret 2017 kepada panitia INESPO. Video yang proses pembuatannya menghabiskan waktu kurang lebih 1 (satu) minggu ini berisi presentasi mengenai penelitian yang kami buat dan proses pembuatan produknya.
 Selama 1 (satu) minggu tersebut kami mengonsep ide presentasi, mengambil gambar, kemudian mengeditnya dengan bimbingan guru Kimia SMAN Sumatera Selatan, Handayani, M.Pd.
“Senang sekali video presentasi yang kami kirimkan kepada panitia dapat terpilih dan meraih medali perunggu. Awalnya kami tidak menyangka akan meraih penghargaan ini. Kami hanya melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan,” tuturnya.
Senada dengan itu dikatajan Handayani M.Pd Guru Kimia selaku pembimbing bahwa terdapat 10 (sepuluh) kriteria penilaian yang ditetapkan oleh panitia INESPO, di antaranya kualitas pameran, kulitas pemaparan, kreativitas/keaslian, kelayakan, tinjauan pustaka, pemikiran ilmiah, metode penilitian/pengelolaan data, kesimpulan, kemampuan dan usaha penelitian, wawasan/pemahaman penelitian.
“Dalam pembuatan video presentasi kami harus mempertimbangkan sepuluh kriteria penilaian tersebut agar dapat bersaing dengan peserta lainnya. Selain itu agar panitia dapat memahami apa yang kami sampaikan,” urainya.
Sementara itu, rasa bangga dan harapan pun disampaikan Kepala SMAN Sumatera Selatan, M. Ridwan Aziz, M.Pd. Menurutnya, SMAN Sumatera Selatan akan terus menfasilitasi minat dan bakat siswa, selama itu positif bagi siswa dan sekolah.
” Untuk kegiatan semacam ini telah menjadi program unggulan SMAN Sumatera Selatan, jadi kami berharap akan terus hadir para peneliti muda berbakat seperti Jaya dan Bima di masa mendatang,” pungkasnya. #sug
Baca:  Edukasi Pelajar, Bintang Toedjoe Gandeng Dokter 
x

Jangan Lewatkan

46 ‘Preman’ Terjaring Operasi Pekat

Palembang, BP–Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel menjaring 46 orang yang diduga preman di beberapa titik lokasi di ...