Home / Palembang / Datangkan Empat Ton Daging Beku ke Palembang

Datangkan Empat Ton Daging Beku ke Palembang

Palembang, BP
Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) berencana mendatangkan daging kerbau beku sebanyak 4 ton. Setibanya daging tersebut di Kota Palembang segera dipasarkan di wilayah setempat menjelang Idul Fitri 2017 dalam mengantisipasi tingginya permintaan terhadap daging.
Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel Bakhtiar AS mengatakan, pada saat Lebaran biasanya terjadi peningkatan pangan, termasuk daging. Untuk mengantisipasi itu, pihaknya akan mendatangkan daging beku guna mencukup permintaan.
“Makanya, kita datangkan empat ton daging beku. Setelah daging tersebut tiba di gudang dan langsung distribusikan untuk dilakukan operasi pasar,” ujar Bakhtiar, Kamis (15/6).
Mendatangkan daging beku ini, masih dijelaskannya, merupakan kali kedua. Sebab, sebelum Ramadhan pihaknya telah mendatangkan daging beku enam ton yang telah distribusikan ke pasar tradisional. Jadi total ada 10 ton daging beku yang didatangkan.
“Namun, jika memang permintaan tinggi, maka stok akan ditambah. Artinya ketika stok daging habis, kami akan datangkan kembali,” kata dia.
Menurut dia, daging ini dipasarkan Rp80 ribu per kilogram (Kg) sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan hingga September mendatang. Daging ini dipasarkan di banyak pasar. Sedangkan sejauh ini terdapat sebanyak 130 tempat untuk dijadikan operasi pasar di seluruh Sumsel dengan tempat operasi berpindah-pindah sesuai kebutuhan.
 
“Kalau memang ada permintaan dari masyarakat untuk dilakukan, silakan ajukan. Sejauh ini, daging beku yang dijual sangat direpson masyarakat. Terbukti stok daging yang tersedia hampir habis. Makanya, pihaknya mendatangkan lagi,” jelasnya.
Selain daging, lanjut dia, pihaknya juga menjual gula Rp12.500 per Kg, tepung Rp7.500 per Kg, minyak goreng  Rp11 ribu per Kg dan telur ayam Rp18 ribu per Kg. Pihaknya juga sudah menjual bawang putih asal Tiongkok sebanyak 14 ton di Sumsel. Saat ini tersisa sekitar lima ton di Gudang Bulog.
“Untuk bawang merah, memang tidak banyak hanya satu ton asal Solok, Sumatera Barat dan sudah terjual sekitar 500 Kg. Terlebih bawang merah tidak begitu banyak didatangkan karena memang di pasaran banyak dan harganya murah,” ungkap Bakhtiar.
Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa menambahkan, saat ini harga kebutuhan pokok terbilang stabil dan belum ada kenaikan. Meski begitu, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Bulog agar mengantispasi kenaikan harga dengan mengelar operasi pasar secara rutin dan berkala.
“Apalagi mendekati Lebaran sebab permintaan akan semakin meningkat. Kami harapkan kondisi ini tetap terjaga. Kita juga akan berkoordinasi dengan satgas pangan agar memantau dan memastikan tidak ada yang bermain,” pungkasnya. #rio
Baca:  Sumsel Upayakan Swasembada Daging
x

Jangan Lewatkan

Tanpa Strategi Khusus, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda Yakin Menang

Palembang, BP–Pasangan calon petahana Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda, mengaku tidak mempersiapkan strategi khusus untuk memenangkan ...