13 Agustus Tugu Belido di BKB Diresmikan

29
Palembang, BP
Pemasangan Tugu Belido yang diagendakan sebelum lebaran, nyatanya tidak dapat terealisasi. Pasalnya, para pekerja seni sebelumnya mesti menunggu datangnya lempengan tembaga yang didatangkan dari luar negeri. Sehingga kini penyelesaiannya masih on progress di Boyolali.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan, meskipun rencana pemasangan awal itu diagendakan sebelum lebaran, target selesai secara keseluruhan adalah akhir Juli.
“Karena menunggu lempengan tembaga dari luar negeri, sehingga penyelesaian pun molor. Jika dipaksakan diselesaikan malah jadi tidak akan bagus hasilnya,” katanya, Kamis (15/6).
Ia mengatakan, meskipun ada keterlambatan tetapi tidak signifikan. Tugu Belido akan didatangkan pada H+14 lebaran dan langsung dipasang pada fondasi yang sudah dipersiapkan di plaza Benteng Kuto Besak (BKB).
“Setelah itu Tugu Belido akan diresmikan pada 13 Agustus dengan mengundang di antaranya Menteri Pariwisata, karena tugu ini bukan biasa-biasa saja, semua orang harus tahu dan menyaksikan,” katanya.
Menurutnya, meskipun tugu tersebut selesai sebelum lebaran, pihaknya kembali mempertimbangkan kondisi jalan yang macet karena arus mudik. Sementara jika seminggu setelah lebaran, jalanan juga masih macet karena arus balik. “Sehingga kita lakukan rencana pengiriman pada dua pekan setelah lebaran,” jelasnya.
Dikatakannya, pengangkutan patung yang terbuat dari perak dan tembaga ini yang nanti akan menggunakan truk tronton, akan dilakukan dengan safety. Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa armada yang akan diterjunkan. Sebab, dengan berat 2 ton tersebut, pihaknya memastikan keamanannya, patungnya agar tidak terjadi kerusakan hingga sampai ke Palembang.
“Mekanismenya belum ada, kemungkinan tidak satu truck tronton saja, sebab, di bagian patung tersebut ada yang bisa dibongkar pasang. Setelah sampai di Palembang nanti akan langsung kita pasang, sebab pondasi untuk pemasangan patung ini sudah siap di BKB,” tukasnya.
Pembangunan Tugu Belido dengan mencapai tinggi 12 meter dan panjang 22 meter ini sudah berlangsung sejak pertengahan tahun 2016. Di mana groundbreaking sudah dilakukan sejak September 2016, dengan menggunakan dana CSR dari PT BA Rp3,4 miliar.
Ia memastikan ikon baru di Palembang ini akan sangat luar biasa, seperti Merlion Park yang ada di Singapura. Hanya saja di Palembang menggunakan ikan Belido yang akan menyemprotkan air dari mulutnya mengarah ke Sungai Musi sepanjang 50 meter. #pit