Home / Pendidikan / Tidak Punya KK, Vina Tak Bisa Lanjutkan Sekolah

Tidak Punya KK, Vina Tak Bisa Lanjutkan Sekolah

 

KUNJUNGI – Kedua orangtua Vina Agustina saat dikunjungi Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus istri Bupati Muaraenim, Dr Hj Shinta Paramitha, di gubuknya yang berada di tepi Sungai Lematang. (foto: BP/NURUL HUDI)

Muaraenim, BP — Miris melihat nasib seorang anak bernama Vina Agustina (12). Keinginannya melanjutkan pendidikan ke bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) harus terhenti lantaran kekurangan identitas keluarga.

Terhentinya langkah Vina untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP tersebut lantaran beberapa tahun lalu ia berasal dari Kabupaten Ogan Ilir dan pindah ke Kabupaten Muaraenim.

Namun kepindahannya ke Kabupaten Muaraenim belum terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) di tempat tinggalnya sekarang di Kampung 1, Desa Kepur, Kecamatan Kota Muaraenim. Akibatnya, ia tidak bisa diterima di salah satu SMP di Kabupaten Muaraenim.

Melihat kondisi pendidikan putrinya ini, Farida (38), sang ibunda hanya bisa pasrah karena keterbatasan ekonomi. Sementara Vina hanya bisa berdiam diri dan membantu orang tuanya di rumah.

Dalam satu tahun belakangan, Vina hanya bisa membantu orangtuanya mencari ikan di sungai dan tidak bersekolah.

Padahal, Vina merupakan murid yang berprestasi, baik secara akademik maupun non akademik. Vina diketahui pernah meraih rangking satu di sekolah.

Nilai akademiknya tertinggi di kecamatan tempat tinggalnya. Sedangkan di non akademik, Vina menjadi juara di cabang olahraga silat.

Farida, ibu kandung Vina saat ditemui di gubuknya yang berada di tepian Sungai Lematang mengaku tidak bisa mendaftarkan anaknya sekolah lantaran pihak sekolah meminta KK dan dirinya tidak bisa menunjukkan fotokopi KK tersebut.

“Pihak sekolah minta KK. Tapi kami belum ada karena belum ada surat pernyataan pindah dari tempat kami tinggal dulu di Ogan Ilir. Tapi saya sudah mencoba meminta dari sana (Ogan Ilir), namun data saya dikatakan hilang,” katanya kepada awak media.

Dijelaskannya, dia dan suaminya, Edi Harmison (40), yang merupakan buruh harian lepas ini juga terkendala biaya untuk mengurus surat-menyurat tersebut.

“Untuk belanja urusan kebutuhan rumah tangga saja susah, apalagi ongkos untuk mengurus surat. Gubuk yang kami tinggali ini bukan milik kami, tapi menumpang di tanah milik tetangga. Jadi selesai sekolah dasar Vina tidak lanjut lagi,” ujarnya.

Diceritakan Farida, sehari-hari suaminya mencari ikan di sungai untuk dikonsumsi sendiri dan sebagian lagi dijual.

Sementara Farida dan anaknya kadang membantu perekonomian keluarga dengan bekerja di rumah tetangga.

Ketua Tim Penggerak PKK yang sekaligus Istri Bupati Muaraenim, Dr Hj Shinta Paramitha yang menyempatkan diri mengunjungi tempat tinggal Vina mengatakan, tidak ada alasan bagi anak usia sekolah seperti Vina untuk tidak mengenyam pendidikan di bangku sekolah, karena itu merupakan hak mereka.

“Seharusnya pihak sekolah memberikan keringanan atau mencarikan solusi agar anak ini bisa terus melanjutkan sekolah. Mereka ini sudah dilindungi undang undang mengenai hak mereka untuk memperoleh pendidikan,” ujar Shinta.

Ia mengharapkan pihak pihak terkait bisa membantu semaksimalnya agar anak tersebut dapat melanjutkan sekolahnya.

“Dilihat dari prestasinya, anak ini memiliki potensi untuk bisa maju. Dari segi akademik, dia pernah meraih juara satu prestasi tingkat kecamatan. Kenapa potensi seperti ini malah terhambat karena masalah yang harusnya bisa diselesaikan,” ujarnya.

Selain bidang nonakademik, Vina juga merupakan siswa yang memiliki kemampuan dalam bidang olahraga khususnya bela diri. Seharusnya pemerintah dan aparat setempat bisa membantu menyelesaikan masalah yang dialami Vina.

Kepala Desa Kepur Herwanudin didampingi Sekdes dan perangkat desa mengatakan, persoalan Vina sudah menjadi perhatiannya untuk disarankan mengurus surat pindah, namun sampai saat ini belum selesai.
Sementara untuk urusan-urusan yang lain seperti raskin, kartu berobat dan lainnya keluarga Vina sudah menerima. #nurul hudi

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

AMPI Tantang Generasi Muda 4.0 Berkompetisi Nasional di Vidio Kreasi

Palembang, BP Berangkat dari membangun rasa optimisme bangsa melalui tangan-tangan kreatif anak bangsa, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Angkatan Muda Pembaharuan ...