Home / Sumsel / Poltekpar Perkuat Sumsel Model Wisata Olahraga

Poltekpar Perkuat Sumsel Model Wisata Olahraga

Palembang, BP — Menteri Pariwisata Arief Yahya mengharapkan pengembangan Politeknik Pariwisata Palembang terus dilakukan hingga memiliki Program Studi Sport Tourism. Menurutnya, program studi ini sudah seharusnya dimiliki Poltekpar Palembang karena Provinsi Sumatera Selatan ditetapkan sebagai daerah model wisata olahraga (sport tourism) melalui kelengkapan fasilitas olahraga yang dimiliki Sumsel.

Arief Yahya mengatakan, dirinya sengaja meminta agar pengembangan Poltekpar Palembang dibuat program studi khusus tentang sport tourism dengan laboratorium lengkap yang saat ini sudah dimiliki, yakni komplek olahraga Jakabaring Sport City seluas 325 hektar.

“Harus ada yang beda di sini. Manfaatkan saja semua fasilitas yang ada di Jakabaring. Untuk diketahui, dari enam perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Pariwisata, belum ada yang memiliki program studi sport tourism. Kita harapkan dengan ini dapat memengaruhi posisi Sumsel sebagai model sport tourism,” ungkapnya.

Baca:  Dukung Indonesia di 'World Halal Tourism Awards' 2016

Hal ini disampaikan Menpar Arief Yahya usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Politeknik Pariwisata Palembang bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin, di Komplek Jakabaring Sport City Palembang, Rabu (31/5).

Menpar melanjutkan, Gedung Poltekpar Palembang akan dibangun sebanyak 25 gedung secara bertahap dan yang pertama ini adalah pembangunan gedung A dan D dengan jumlah mahasiswa tahun lalu 200 mahasiswa dan tahun ini ditingkatkan menjadi 400 mahasiswa. “Kita yakini ini akan menjadi Poltekpar terbaik di Indonesia, target tahun 2018 gedung sudah beroperasi,” ujar Arief.

Baca:  Dukung Indonesia di 'World Halal Tourism Awards' 2016

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa pembangunan gedung Poltekpar Palembang yang dibangun melalui dana APBN akan sangat luar biasa bagi kemajuan pariwisata Sumsel.

Menurut Alex, para mahasiswa Poltekpar Palembang tidak perlu khawatir tidak bekerja setelah lulus karena semua lulusan terserap 100 persen dan 30 persen di antaranya terserap di luar negeri.

“Untuk Asian Games nanti, para mahasiswa ini akan kita libatkan, karena sudah memiliki etika yang baik. Sudah diajarkan cara berkominikasi yang baik dan yang terpenting semua sudah menguasai Bahasa Inggris,” terangnya.

Baca:  Dukung Indonesia di 'World Halal Tourism Awards' 2016

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar RI, Ahman Sya mengatakan, gedung yang dibangun di atas lahan seluas 20.33 hektar tersebut, akan menjadi yang terbaik di Indonesia karena ini merupakan salah satu bentuk nyata sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah.

Dijelaskannya, melalui hibah lahan seluas 20 hektar yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumsel gedung kampus Poltekpar Palembang bisa dibangun.

“Kementerian Kepariwisataan saat ini membangun Poltekpar di dua daerah yakni Palembang dan Lombok. Untuk Palembang saya akui selalu menjadi yang terdepan karena pembangunan Poltekpar Palembang berlangsung lebih cepat,” tandasnya. #osk

 

x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Berkomitmen Melaksanakan Tugas Tanpa Penyimpangan

Palembang, BP Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi diruang banggar DPRD Sumsel ...