Home / Palembang / Sambut Asian Games, UMKM Palembang Dilatih

Sambut Asian Games, UMKM Palembang Dilatih

Souvenir Asian Games dari bahan baku karet. (foto: BP/PITRI )

Palembang, BP — Selain beberapa bahan baku yang masih sulit didapatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), persaingan pasar pun menjadi tantangan. Sehingga diharapkan untuk meningkatkan inovasi dalam berkreasi.

Terlebih saat ini sudah masuk pada masa Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Di masa  pasar global ini perdagangan bisa bebas masuk kemana saja. Dengan kreatifnya pelaku usaha, menjamin produksi bisa dipasarkan di pasar bebas atau hingga luar negeri.

Purwonugroho, Pemateri Cinderamata Berbahan Karet mengatakan, sulitnya mendapatkan bahan baku pembuatan cinderamata berbahan karet membuat pengrajin berbahan dasar karet berkurang. “Latek atau karet murni yang jadi bahan pembuatan, harus didatangkan dari jawa, sebab di Palembang belum ada hilirisasi karet itu,” ujarnya disela acara Pelatihan Kewirausahaan bagi UMKM Kota Palembang, Selasa (23/5).

Baca:  Fokus Teknik, Polo Air Waspadai Jepang

Bahan baku harus didapatkan dari wilayah Jawa tersebut seharga Rp70 ribu /kg dan satu sejenis pewarna untuk karet itu Rp70 ribu. “Awalnya ada 70 pengrajin, sekarang tinggal tinggal yang ada. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para pengrajin yang ada bisa survive dan mengembangkan inovasinya ke kerajinan berbahan karet,” terangnya.

Ia menerangkan, dalam satu kilogram bahan baku tersebut, pengrajin bisa mendapatkan 2.000 pcs souvenir. Ia meyakini, jika pengrajin konsen dalam membuat souvenir tersebut, maka itu akan bermanfaat pada kemandirian ekonomi pelaku UMKM itu.

Baca:  Jelang Final Cabor Asian Games, FINA Visitasi ke Palembang

“Untuk membuat beragam souvenir tersebut, para pengrajin masih kekurangan moding atau alat pencetak bentuk kerajinan, ini yang masih harus diusahakan,” terangnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang, Hardayani mengatakan, pelatihan diberikan kepada UMKM untuk menunjang kemampuan mereka dalam berinovasi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keahlian dalam berkreasi dan meningkatkan perekonomian kerakyatan.

Baca:  Abujapi Sumsel Siap Amankan Asian Games

“Ada 30 UMKM yang ikut dalam pelatihan, mereka akan langsung praktek dalam dua hari, dengan menghadirkan pelatih dan narasumber. Diharapkan dengan ini inovasi UMKM meningkat,” katanya

Ia mengatakan, karena pelatihan ini juga untuk Asian Games (AG), maka dalam praktiknya tersebut disertakan mengembangkan kreasi khas Palembang, seperti miniatur Ampera atau pun logo Asian Games. Menurutnya, semua UMKM secara bergilir diberikan pelatihan. Nantinya, hasil kreasi akan diseleksi untuk souvenir Asian Games. “Dalam pelatihan ini bahan dasarnya karet, fiber glass dan kawat tembaga,” jelasnya. #pit

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Warga Terkejut Tanah Depan Pasar 16 Ilir Retak, Keluar Lumpur

Palembang, BP Pedagang Pasar 16 Ilir,  Palembang terkejut dan sempat menyangka terjadi gempa akibat getaran sebelum retaknya jalan dan keluarnya ...