Home / Hukum / 24 Rumah Hangus Dilalap Api

24 Rumah Hangus Dilalap Api

KEBAKARAN – Sejumlah rumah yang hanya menyisakan puing pasca kebakaran, Jumat (19/5). (BP/HAFIDZ)

Palembang, BP — Sebanyak 23 rumah di Jalan Ki Merogan, Gang Teratai dan Gang Kejutan, RT32/6, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati dilalap api, Jumat (19/5).

Akibat peristiwa itu, sebanyak 89 warga dari 22 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Meski bencana ini terjadi ketika sebagian warga masih terlelap tidur, namun tidak ada korban jiwa dari musibah tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kobaran api baru dapat dijinakkan sekitar dua jam dengan bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Palembang yang mengerahkan sembilan unit mobil pemadam.

Sebelum datang bantuan petugas pemadam kebakaran, warga bergotong royong berusaha memadamkan api. Semua penghuni rumah, terutama yang lanjut usia, wanita dan anak-anak, diungsikan ke tempat aman.

Baca:  Korban Kebakaran Minta Keringanan Bank

Ketua RT32, Ivano Dwi Cahya mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari rumah salah satu warganya bernama Muslim (50).

Kemudian, api cepat membesar karena sebagian besar rumah warganya tersebut terbuat dari kayu. Ditambah lagi tiupan angin yang cukup kencang sehingga rumah di sekitarnya hangus dilalap api.

“Anginnya mengarah ke belakang (dari jalan raya), jadi banyak rumah yang terbakar di sana,” kata Ivan.

Pasca kebakaran, rumah Muslim dipasang garis polisi. Sedangkan total kerugian dari sejumlah rumah yang terbakar mencapai ratusan juta rupiah.

Baca:  1 Rumah, 3 Bedeng Hangus Dilalap Api

Ia berharap pemerintah bisa membangun kembali rumah-rumah warga yang hancur. Atau paling tidak memberikan tempat tinggal sementara.

“Warga yang menjadi korban ada yang mengungsi ke rumah keluarganya. Termasuk rumah saya, jadi tempat pengungsian,” jelasnya.

Halimah (64), salah satu korban tampak sabar menghadapi cobaan yang terjadi pada keluarganya. Rumah dan hartanya habis dilalap api. “Sabar, ini cobaan,” kata nenek yang tinggal bersama suami dan cucunya itu.

Sementara itu Kapolsek Kertapati Palembang AKP Deli Haris mengatakan, penyelidikan masih dilakukan Tim Labfor Polda Sumsel untuk mencari penyebab pasti kebakaran dan pihaknya juga sedang mengumpulkan keterangan saksi.

“Dugaan sementara memang hubungan arus pendek, tapi kita akan tunggu hasil penyelidikan dulu. Namun untuk sementara dari kejadian ini tidak ada korban jiwa,” kata Deli.

Baca:  Kebakaran di Gandus, 22 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Sedangkan Camat Kertapati Palembang Dwi Yudiansyah menuturkan, begitu mendapat informasi peristiwa kebakaran tersebut, ia langsung menuju lokasi dan menyiapkan keperluan yang dibutuhkan korban.

“Kita langsung menyiapkan posko, terdiri dari satu posko center dan satu posko pengungsi dengan ukuran 4×6, semua ini dari Pemerintah Kota Palembang,” tuturnya.

Dirinya melanjutkan, atas kejadian ini ia akan mengusulkan bedah rumah dari Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kemang Agung Palembang dan untuk dananya diajukan dan bekerjasama dengan Pekerjaan Umum (PU) Palembang.

“Ini baru sebetas rencana dan baru akan diajukan ke pemerintah. Kita belum tahu apakah disetujui atau tidak, untuk dananya saya tidak tahu berapa,” paparnya. #idz/sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Aksi Pungli Harimau Jalanan Diduga Dibekingi Polisi

Palembang, BP–Aksi pungli kelompok yang mengatasnamakan Harimau Jalanan disebut dibekingi oknum anggota polisi berpangkat Aipda berinisial E yang berdinas di ...