Gelar Pawai Kebhinekaan Dan Panggung Kebangsaan

Palembang, BP

BP/DUDY OSKANDAR
SILATURAHMI-Silaturahmu Forum Pemuda NKRI di The Pitstop Palembang, Rabu (10/5).

Forum Pemuda NKRI menggelar silaturahmi dengan Pembina Forum Pemuda NKRI Kurmin Halim, SH, sekaligus pembentukan kegiatan pemuda NKRI yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yaitu pawai Kebhinekaan dan Panggung Kebangsaan.

Turut hadir Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasi, Ketua Pemuda Katolik (PK) Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Sumsel Apriadi Susanto Sinaga, dan Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel Ahmad Marzuki.

Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel Ahmad Marzuki mengatakan, hadir dalam silaturahmi ini seluruh elemen pemuda terdiri dari suku, etnis dan lima agama. Kemudian ada beberapa etnis lain seperti dari Tionghoa, HPP Muratara, dan beberapa gerakan pemuda mahasiswa.

“Sementara karena kapasitas memang kita buat hanya inti dari pemuda untuk melakukan kegiatan di bulan ini yaitu Pawai Kebhinekaan dan Panggung Kebangsaan. Kegiatannya sudah dikomunikasikan dengan beberapa pihak stakeholder di Sumsel yang semuanya rata-rata mendukung tema Kebhinekaan Tunggal Ika,” kata Ahmad di The Pitstop Palembang, Rabu (10/5)

Sedangkan Kurmin Halim, SH, mengatakan, kalau dirinya sebagai salah satu pembina Pemuda NKRI merasa bangga bahwa kepedulian anak-anak muda sekarang terhadap kondisi negara ini luar biasa.

“Jadi saya terharu lihat kegigihan mereka mempertahankan NKRI harga mati, kemudian Bhineka Tungga Ika dan sebagainya. Ini sebagai orangtua, saya harus mendukung, memang tidak mudah mencari pengusaha yang konsen terhadap kondisi anak-anak muda. Saya melihat Pemuda NKRI ini positif dalam arti mereka melakukan hal-hal berkenaan dengan kondisi kepemudaan, betul-betul memperlihatkan ini loh Indonesia,” kata Kurmin.

Selain itu, mereka juga komitmen bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin agar Sumsel harus kondusif dan jauh dari isu Suku Ras dan Agama (SARA). Dan sampai sekarang hal tersebut sudah bisa dibuktikan bersama, artinya semuanya harus terlibat bukan hanya organisasi kepemudaan tapi semua stakeholder termasuk pemerintah.

Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasi, menyikapi persoalan bangsa saat ini agak mencemaskan, namun Ansor dan Banser tetap berkomitmen menjaga keutuhan NKRI.

“Ansor dan Banser tidak sendirian, banyak teman-teman yang sepakat bahwa NKRI adalah harga mati,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik (PK) Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Sumsel Apriadi Susanto Sinaga menegaskan kalau NKRI dan Pancasila adalah harga mati.

“Untuk mempertegas ini kita akan buat acara bersama apakah parade atau seminar yang harapannya acara ini dari kita dan untuk kita. Harapan kita ini menjadi campaign kita bersama di mana ada pengusaha yang konsen bicara Pancasila dan NKRI,” pungkasnya.

#osk