Home / Pemerintahan / Kehadiran RUU Energi Terbarukan Sangat Penting

Kehadiran RUU Energi Terbarukan Sangat Penting

Jakarta, BP
Ketua Tim Kerja (Timja) RUU Energi Terbarukan Wa Ode Hamsinah Bolu mengatakan, kehadiran RUU Energi Terbarukan sangat penting untuk pengembangan energi  di Indonesia.  Sebab, Indonesia masih  bergantung terhadap sumber energi dari fosil yang jumlahnya kian menipis. Sedangkan  kebutuhan energi dari masyarakat  meningkat di berbagai daerah.
Terkait hal itu  Timja mengadakan rapat  membahas konsepsi naskah akademik RUU Energi Terbarukan untuk menyusun  naskah akademik RUU Energi Terbarukan sebagai RUU inisiatif DPD RI. “Keberadaan RUU ini diharapkan dapat mengatur pengembangan energi terbarukan sehingga Indonesia tidak selalu bergantung pada energi fosil. Pemerintah harus serius  melakukan pengembangan energi terbarukan di Indonesia mengingat  banyaknya  daerah yang   belum mendapatkan listrik. Padahal daerah tersebut memiliki potensi energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik,” ujar  Wa Ode di Gedung DPD RI Jakarta,  Rabu  (3/5).
Wa Ode menambahkan, keberadaan RUU tentang energi terbarukan akan mengatur soal energi terbarukan yang belum diatur dalam UU No. 30 Tahun 2007. Sehingga dapat memberikan solusi  permasalahan energi di Indonesia.
 
Anggota DPD Tellie Gozelie menambahkan,  perkembangan UU mengenai energi terbarukan kurang berkembang karena kesulitan  mengembangkan energi terbarukan tersebut. “Saat ini belum ada kelengkapan peraturan undang-undang tentang energi terbarukan dan  pengusaha kesulitan untuk IPP dengan PLN sehingga tidak tertarik mengembangkan energi terbarukan,” kata  Tellie.
Anggota DPD, Ibrahim Agustinus Medah berpendapat,  energi terbarukan harus dikembangkan sesuai dengan kekayaan daerah masing-masing. Sehingga  harus ada regulasi atau UU yang mengatur mengenai komitmen dan mengikat pemerintah  mengembangkan energi terbarukan.
 Mantan Dirjen Energi Baru Terbarukan Kementerian ESDM, Endro Utomo Notodoyo menjelaskan, lambatnya perkembangan energi terbarukan bukan terletak pada undang-undang, tetapi pada implementasi dari undang-undang tersebut.
 Selain itu, kata dia,  tidak adanya peran good governance  dalam rumusan UU Energi yang kurang sempurna untuk  diimplementasikan. “Saua minta agar RUU mengenai energi terbarukan dari DPD RI dapat  mengikat dalam pengembangan energi terbarukan  termasuk implementasinya untuk kepentingan daerah,” paparnya. #duk
Baca:  Dukungan Calon DPD RI Banyak Mendekati Angka Minimal
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sepucuk Surat dari Maharaja Sriwijaya untuk Khalifah Umar bin Abdul ‘Aziz

  Oleh: Dudy Oskandar, Jurnalis Ibn Asakir menulis: Raja Hind mengirim surat kepada Umar bin Abdul Aziz yg isinya, “Dari ...