Home / Bisnis / 15% Kios Plaza Aldiron Cinde Dibuking

15% Kios Plaza Aldiron Cinde Dibuking

Palembang, BP

Groundbreaking Plaza Aldiron Cinde dipastikan akan dilaksanakan pada  Agustus mendatang. Saat ini sedikitnya 10-15 persen dari total sekitar 1.000 unit kios baru (trade center) yang akan disediakan di tempat tersebut sudah dipesan konsumen.

Chairman Wali Songo (Waso) Grop selaku agen pemasaran Plaza Aldiron Cinde, Muhammad Irwan Susanto mengatakan, pada Plaza Aldiron Cinde nantinya akan didirikan sekitar 1.700 unit kios. Sebanyak 700 unitnya akan diperuntukkan pedagang eksisting yang sebelumnya memang menjadi pedagang di Pasar Cinde. “Sementara sisanya akan diisi oleh pedagang kelas menengah keatas,” kata dia, baru-baru ini.

Sejumlah merek lokal yang sudah memastikan akan menempatkan brand-nya di lokasi tersebut adalah Martabak HAR, Aming Tailor, pempek terkenal, dan lain sebagainya. Belum lagi yang telah menyandang brand nasional seperti KFC dll.

“Harga jual kios saat ini akan mengalami kenaikan setelah groundbreaking nanti, dengan kenaikan sekitar 10 persen. Banyaknya peminat pada pasar Plaza Cinde disebabkan bangunan itu terintegrasi dengan pasar tradisional dan modern,” katanya.

Dia menjelaskan, Plaza Aldiron Cinde ini nantinya akan terdiri dari 12 lantai dan tidak menutup kemungkinan akan ditambah kembali. Fasilitas yang dimiliki juga akan dilengkapi dengan apartemen ekslusif dan water park. “Jadi Plaza Aldiron Cinde ini menjadi satu-satunya mal yang dilengkapi dengan sarana water park di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, terkait relokasi pedagang, kata Irwan, pengerjaan tempat relokasi pedagang sudah mencapai 80 persen. Pasca lebaran Idul Fitri nanti, sudah bisa ditempati oleh pedagang. “Pasca lebaran Idul Fitri groundbreaking akan dilakukan,” katanya.

Untuk pedagang lama pihaknya memastikan akan menempatkan pedagang tersebut kembali setelah bangunan selesai. Sedangkan selama proses pengerjaan pedagang direlokasi ke Jalan Cinde Welan dan Jaimas dimana 700 kios sudah disiapkan. “Kenapa relokasi dilakukan setelah Lebaran supaya pedagang masih bisa berjualan di lokasi saat ini, mengingat menjelang Ramadan dan Lebaran pembeli ramai,” katanya. #ren

x

Jangan Lewatkan

SKK Migas Gandeng Polda Sumsel Atasi Zero Illegal Drilling

  Palembang, BP–Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama KKKS Wilayah Sumsel terus ...