Home / Bisnis / Pemda Punya Andil Besar Realisasikan Investasi

Pemda Punya Andil Besar Realisasikan Investasi

RAKERKORNAS-Apindo dalam penyelenggaraan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) yang di Gelar di Hotel Aston Palembang, mulai 19-21 April 2017.

Palembang, BP

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melihat dukungan daerah memiliki andil dan peranan sangat besar dan penting. Badan Koodinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi triwulan IV pada 2016 di 33 provinsi mencapai Rp58.107,6 miliar untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 7.502,8 juta dolar AS untuk Penanaman Modal Asing (PMA).

Ketua Umum Apindo Hariadi B Sukamdani mengatakan, investasi di provinsi di Indonesia tersebut menunjukkan daerah punya peranan penting untuk kegiatan investasi dalam menopang perekonomian nasional.

Baca:  Apindo Klaim Layanan Perizinan Masih Bermasalah

“Tanpa dukungan dan komitmen kepala daerah, maka hampir mustahil untuk merealisasikan investasi di Indonesia, mengingat perizinan usaha merupakan kewenangan kepala daerah. Oleh karenanya, spirit utama terletak pada komitmen percepatan penyederhanaan regulasi perizinan usaha dan investasi di tahun 2017,” katanya.

Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) yang memungkinkan proses perizinan investasi maksimal 3 jam telah dimanfaatkan berbagai investor dengan maksimal. Meskipun demikian, kata Hariadi, dunia usaha nantinya tetap menunggu hasil koordinasi BKPM dengan pemerintah daerah terutama perizinan dasar untuk merealisasikan persetujuan investasi yang menjadi kewenangan kabupaten/kota, diantaranya SIUP, TDP, HI, dan IMB.

Baca:  Apindo Klaim Layanan Perizinan Masih Bermasalah

Saat ini sejumlah regulasi daerah dinilai tidak sejalan dengan semangat reformasi penyederhanaan perizinan yang dilakukan pemerintah pusat. Kondisi ini ditambah dengan keberadaan sejumlah Perda substansial yang dinilai menghambat investasi, diantaranya pungutan daerah atau pengaturan ketenagakerjaan distortif yang dibatalkan pemerintah.

“Intinya, tanpa dukungan dan komitmen kepala daerah, rasanya mustahil untuk merealisasikan investasi di Indonesia,” ujarnya. Hariadi yang juga turut didampingi Ketua Apindo DPP Sumsel Sumarjono Saragih mengatakan, kejelasan tentang regulasi daerah akan berdampak nyata pada peningkatan minat investasi, yang secara langsung akan berkontribusi terhadap ekonomi nasional dan pertambahan lapangan kerja berkualitas.

Baca:  Apindo Klaim Layanan Perizinan Masih Bermasalah

Menurut Hari, dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi vital bagi peningkatan daya saing dunia usaha. Hal ini pula yang mendorong Apindo dalam penyelenggaraan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) yang di Gelar di Hotel Aston Palembang, mulai 19-21 April 2017.

“Melalui forum ini, berbagai tantangan perekonomian nasional yang terjadi di daerah diharapkan dapat diatasi dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Hari. #ren

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...