Home / Headline / Antisipasi Isu Sara dan Radikal Sejak Dini

Antisipasi Isu Sara dan Radikal Sejak Dini

Palembang, BP

BP/DUDY OSKANDAR
LITERASI-Wagub Sumsel Ishak Mekki membuka kegiatan literasi media sebagai upaya cegah dan tangkal radikalisme dan terorisme di masyarakat di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (19/4).

Kegiatan ini diselenggarakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (19/4). Kegiatan literasi media ini diikuti oleh unsur Pers, humas instansi pemerintah, BUMN, dan perguruan tinggi termasuk sejumlah organisasi yang concern dengan media sosial.

Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Drs Hamidi, Anggota Dewan Pers RI Imam Wahyudi, Ketua FKPT Uzirman Irwandi, dan Sekretaris FKPT Sumsel DR Periansya.

Ishak Mekki menilai sekarang ini isu-isu sara bisa berkembang menjadi konflik termasuk isu agama, ras dan lainnya.

Jadi jangan sampai ini terjadi, karena bukan berarti kita tidak ada isu radikal dan bisa saja suatu waktu akan muncul, untuk itu harus kita antisipasi sejak dini,” katanya.

Ishak juga meminta semua pihak untuk selalu waspada terhadap masuknya paham-paham radikal yang sering disebarkan lewat masjid. Apalagi Sumsel merupakan daerah transit, yang memiliki banyak desa, yang mayoritas berpenduduk muslim.

 

Wagub mengingatkan saat ini masjid, selain sering dijadikan tempat teroris menyebarkan paham radikalisme, terkadang juga menjadi sarasan bom apabila para jamaah masjid tersebut mereka nilai adalah orang-orang yang tidak sejalan dengan ideologi mereka.

”Kita harus benar-benar waspada, karena sasaran teroris tidak hanya masyarakat biasa, tapi juga aparat kepolisian. Mereka acap kali menganggap polisi sering menyimpang dari syariat Islam dalam menjalankan tugas. Sekali lagi kita harus waspada dan melakukan cegah tangkal,” ujar Ishak Mekki.

Baru-baru ini, menurutnya ada daerah di Sumsel yang menjadi tempat teroris membeli senjata. Ini membuktikan bahwa di sisi pengawasan, kita masih lemah. Karena itu, Wagub menyambut baik acara yang digelar BNPT dan FKPT Sumsel, dengan tema Literasi Media Sebagai Upaya Cegah Tanggal Radilisme dan Terorisme di Masyarakat.

”Peran media memang sangat penting, dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Apalagi menyangkut soal upaya pencegahan paham radikalisme dan ideologi yang bisa merusak tatanan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Ketua FKPT Uzirman Irwandi mengatakan, tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong media massa agar meningkatkan efektifitasnya sebagai salah satu pencegahan terorisme. Serta mendorong media massa menggali potensi kearifan lokal sebagai sarana pencegahan terorisme ke dalam pemberitaan.

”Untuk mencegah tersebarluasnya paham radikal terorisme ke masyarakat, literasi media merupakan salah satu langkah yang bisa dilaksanakan,” katanya.

 

Sedangkan Direktur Pencegahan pada Badan Nasional Pencegahan Terorime (BNPT) Brigjen Hamidi menilai munculnya paham radilisme, bukan dari tempat umum, melainkan berawal dari lingkungan keluarga. Hal ini terjadi karena perkembangan teknlogi informasi yang demikian cepat.

Dikatakan pergeseran yang terjadi di dunia informasi, dari media cetak ke media elktronik, dan sekarang beralih ke media sosial, secara langsung memberi pengaruh besar terhadap munculnya paham radikelisme. Apalagi media sosial dan media online saat ini, sudah menjadi sarana paling efektif bagi kelompok radikal, dalam merekrut anggotanya.

”Persoalannya sekarang ini banyak informasi yang terupload itu tidak semuanya benar (hoax) dan bisa yang menyesatkan. Termasuk soal paham radikalisme. Karena itu, masyarakat harus selektif menerima informasi. Jangan sampai informasi yang menyesatkan itu diikuti dan disebarkan ke banyak pengguna gadget yang lain,” ujar Hamidi.

Anggota Dewan Pers RI Imam Wahyudi mengatakan peredaran berita bohong alias hoax yang begitu deras belakangan ini semakin mengkhawatirkan karena kelakuan situs web yang mengaku sebagai pers. Masyarakat yang tak melakukan pengecekan fakta bisa dikelabuhi oleh tampilan dan konten hoax yang mereka buat. Dalam kondisi seperti ini, Dewan Pers mengimbau agar lembaga pers yang telah terdaftar di Dewan Pers dapat memberi pencerahan agar warga terhindar dari kepalsuan informasi.

Oosk

 

x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Pemerintah Tindak Angkutan Berat Masuk Kota Yang Tak Kenal Waktu

Palembang, BP Sebuah truk kontainer Hino dengan nopol BH 8007 ME menghantam mobil Grand Livina nopol BG 1751 DC tepat ...