Home / Headline / Progres RSUD Sumsel Ditarget 80 Persen Akhir Tahun Ini

Progres RSUD Sumsel Ditarget 80 Persen Akhir Tahun Ini

Palembang, BP

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sumatera Selatan di Jalan Kolonel H Burlian, KM 5 Palembang dipastikan akan segera rampung. Targetnya untuk di akhir 2017 ini, pembangunan RSUD Provinsi Sumsel bisa mencapai 80 persen bahkan lebih.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, progres fisik pembangunan rumah sakit yang bakal menjadi rujukan provinsi tersebut sudah 58 persen. Progres pembangunan RSUD tersebut per 31 Desember lalu.

“Saat ini belum bekerja dan masih dalam proses tender. Kami harapkan secepatnya sudah ada pemenang, sehingga pengerjaan dapat dimulai lagi,” kata Lesty saat ditemui, di Pemprov Sumsel, Kamis (13/4).

Baca:  Alex: Jalan Noerdin Pandji Segera Diperbaiki

Masih dikatakan dia, pengerjaan RSUD Provinsi Sumsel ini menggunakan tahun jamak. Tahun ini akan dilanjutkan pembangunan. Targetnya pembangunan sampai akhir tahun ini bisa mencapai 80 persen dan bahkan bisa lebih dari target tersebut.

“Kalau anggaran pembangunan tahun ini, belum tahu pasti, tapi sekitar Rp192 miliar,” jelas Lesty.

Menurut Lesty, pada 2017 ini pengerjaan fokus pada pembangunan fisik. Kemudian, sebagian interior RSUD Provinsi Sumsel mulai dari sarana dan prasarana, seperti IT hingga managemen. Pada 2018, dilanjutkan kembali kepada IT dan termasuk pengadaan alat kesehatan yang dilakukan bertahap.

Baca:  Sumsel Memukau di Pekan Produk Budaya Nusantara Expo dan Forum 2016

Ia menambahkan, untuk pengadaan alat kesehatan akan dilakukan secara bertahap hingga 2020 mendatang. Dengan begitu, operasional RSUD Provinsi Sumsel dapat secara maksimal.

“Sebab pada April 2018 akan dilakukan soft launching, sehingga pada Agustus atau pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 operasional dan melayani atlet peserta even olahraga akbar negara Asia,” ungkapnya.

Baca:  KEK TAA Menarik Minat Investasi Bellarusia

Mengenai Sumber Daya Manusia (SDM), lanjut Lesty, perekrutan akan dilakukan oleh pihak ketiga. Sedangkan untuk pihak ketiga tersebut akan dilakukan lelang. Artinya semua dilakukan secara terbuka.

Dengan sistem tersebut, masih dijelaskan dia, pihaknya ingin pegawai yang bekerja di RSUD Provinsi Sumsel memang benar-benar mereka yang punya kualifikasi dan kemampuan. Ini sesuai arahan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. “Kami  tidak mau nanti yang bekerja adalah orang-orang titipan,” pungkasnya. #adv

 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Amankan Natal Dan Tahun Baru, Polda Sumsel Turunkan 2436 Personil

Palembang, BP Dalam menyambut natal dan tahun baru 2018, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan jajaran dan pihak terkait akan menggelar ...