Sikapi Isu Sara Dengan Bijak dan Cerdas

Palembang, BP

BP/DUDY OSKANDAR
SEMINAR-FPK Sumsel menggelar seminar kebangsaan dengan tema membangun peradaban modern dalam era globalisasi berdasarkan Pancasila di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (30/3).

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumsel menggelar seminar ini dengan OKP di Sumsel seperti pemuda tionghoa, PMKRI, PMII, Himpunan Pemuda Perantau Musi Rawas Utara (HPP Muratara) dan IPTNU.

Acara dibuka oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa.

Seminar ini menghadirkan narasumber yakni Rektor Universitas Taman Siswa Palembang Drs Joko Siswanto, MSi, dan Anggota DPD RI Dapil Sumsel Siska Marleni, serta Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas.

Anggota DPD RI Dapil Sumsel Siska Marleni mengatakan, adanya isu suku agama ras dan antargolongan (Sara) yang digunakan untuk kepentingan pilkada di Indonesia .

“Bagaimana menyikapi itu secara bijak dan cerdas. Kita harus mengendalikan emosi. Stidaknya kita tidak memperkeruh situasi tersebut, “ kata Sika Marleni.

Isu Sara menurut Siska, harus disikapi dengan bijak dan secara cerdas. Hal itu juga berlaku untuk masyarakat Sumsel.

“Kalau tidak bisa menyelesaikan hal berkaitan dengan bersinggungan dengan ukuwah Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka cara bijak dan cerdas ini adalah kita tidak memperkeruh situasi tersebut. Menurut saya itu pun sudah cukup membantu situasi menjadi lebih kondusif. Mari kita semua sebagai satu kesatuan NKRI untuk menahan diri , tidak memperkeruh situasi atau memperuncing situasi yang ada,” tegasnya.

Sekretaris FPK Sumsel Ahmad Marzuki mengatakan, tujuan acara ini untuk menambah wawasan kebangsaan bagi pemuda sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan serta sinergi antara pemuda .

“Jadi salah satu tugas FPK itu sesuai amanat pak Gubernur bahwa Sumsel dalam even Asian Games 2018 harus menciptakan situasi yang kondusif. Harapannya pemuda tetap dalam kerangka NKRI, berjiwa kebhinekaan an menangkal isu-isu yang sekarang berkembang,” katanya.

Plt Sekda Provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa mengatakan, pemerintah Sumsel sangat menyambut baik seminar ini karena sangat bermanfaat bagi pemuda untuk menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan kepada tanah air bangsa dan negara.

“Sebentar lagi Sumsel akan menggelar even besar Asian Games, otomatis membutuhkan kondisi yang aman tentram dan damai. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini rasa persatuan dan kesatuan bisa terus tumbuh. Lakukan seminar seperti ini dengan rutin dan silahkan gunakan tempat ini kapan saja dan gratis,” ujar Joko Imam Sentosa.

#osk