Home / Sumsel / Bukan Provinsi Kaya Tapi Pionir Sekolah Gratis

Bukan Provinsi Kaya Tapi Pionir Sekolah Gratis

Pali, BP

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof Dr Muhadjir Effendy bersama Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ir H Ishak Mekki, MM melakukan peninjauan langsung ujian nasional (UN) berbasis komputer ke beberapa sekolah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumsel.

Selain melakukan peninjauan ujian nasional ke SMAN 2 Unggulan dan SMKN 1 Talang Ubi, Mendikbud juga melakukan pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP), penyerahan sarana dan prasarana pendidikan serta serta deklarasi pelaksanaan ujian nasional yang jujur saat berada di SMA Negeri 2 Unggulan Kabupaten Pali, Senin (20/3).

Wagub Sumsel H  Ishak Mekki memaparkan dunia pendidikan di Provinsi Sumsel di hadapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy ketika melakukan acara tatap muka dengan Forkopimda, kepala sekolah, guru dan pegiat pendidikan di Gedung Arsendora, komplek Pertamina Pendopo. “Provinsi Sumsel bukan termasuk provinsi kaya tapi mampu menyelenggarakan sekolah dan berobat gratis,” ucap Wagub.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan, sambung Wagub, telah banyak menggelar kegiatan pendidikan baik nasional maupun internasional.

“Belum lama ini kita telah melaksanakan olimpiade sains di tingkat SD, SMP dan SMA. Ke depan Provinsi Sumatera Selatan siap melaksanakan kegiatan-kegiatan apabila dipercaya kembali oleh pemerintah pusat,” katanya.
Dikatakan Wagub, bahwa untuk menunjang pendidikan di Sumsel, pemerintah telah mendirikan beberapa sekolah.

Baca:  Anak Buah Ucok Siap Dipecat Jika 'Dowel' Tak Sesuai Rencana

“Kami juga telah mendirikan sekolah olahraga negeri dan sekolah pariwisata negeri Sumatera Selatan, sebagai upaya meningkatkan dunia pendidikan di bidang olahraga dan pariwisata serta budaya,” jelasnya.

Wagub juga memaparkan bahwa tahun 2018 Provinsi Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games. “Pemprov telah melakukan kegiatan-kegiatan dalam menyongsong Asean games 2018,ini merupakan kepercayaan pemerintah pusat. Tentunya Sumsel terus melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan pekerjaan infrastruktur yang dibantu oleh pusat sebesar 63 triliun rupiah,” jelasnya.

Ucapan terima kasih kepada Presiden telontar dari Wagub atas kepercayaannya menunjuk Sumsel. Kedatangan Mendikbud yang akan membagikan kartu KIS juga diharapkan Wagub bisa menjadi penyemangat dan motivasi bagi seluruh pelajar yang ada di Kabupaten PALI dan Provinsi Sumsel.

Dalam kesempatan ini Mendikbud RI Muhadjir Effendy menyerahkan bantuan sarana prasarana pendidikan berupa 8.000 unit meja dan kursi secara bertahap bagi SMA di PALI. Selain itu, untuk SMK pihaknya akan mengupayakan paling tidak ada 2 SMK yang bisa diberikan bantuan Kemendikbud baik berupa sarana belajar maupun ruang kelas baru.

Baca:  Syukuran Sederhana Rayakan Ultah

“Untuk pembangunan SMK baru, kita akan bantu membangun gedung pokoknya dan selanjutnya akan diteruskan Pemkab. PALI, dengan ini diharapkan PALI mampu lebih cepat maju mengejar kabupaten lain,” ujar Muhadjir.

Lanjut Muhadjir Effendy, terkait pencairan dana program Indonesia pintar melalui KIP, bantuan ini bisa digunakan siswa untuk membeli berbagai kelengkapan siswa sekolah, namun tidak diperbolehkan digunakan untuk hal lain di luar kelengkapan belajar siswa.

“Jaminan bagi pemegang kartu KIP setiap tahun akan mendapatkan bantuan dari pemerintah yakni sebesar Rp.450 untuk tingkat SD, Rp.750 SMP, dan Rp.1 Juta untuk tingkat SMA per tahun,” terangnya.

Terkait deklarasi ujian nasional jujur, Muhadjir Effendy, dirinya mengharapkan seluruh siswa dapat menjaga kejujuran selama mengikuti ujian. Menurutnya, lebih baik siswa jangan mengerjakan soal jika belum bisa dari pada melakukan hal yang curang.

Baca:  2 Juli, Demokrat Deklarasikan Ishak Cagub Sumsel

Kepada para guru, kata Muhadjir, juga diharapkan jangan memberikan kesempatan kepada para siswa untuk berbuat hal yang curang selama berlangsungnya ujian nasional.

“Jadi saya minta satu saja yakni jujur, dengan jujur pasti Indonesia akan jauh lebih hebat kedepan, karena menegakkan kejujuran ini lah yang masih menjadi salah satu kendala dalam peningkatan kwalitas pendidikan,” terangnya.

Muhadjir Effendy menambahkan, dirinya sengaja membatalkan empat undangan lain agar dapat hadir langsung di Kabupaten PALI. Menurutnya, PALI adalah kabupaten muda yang memiliki gairah yang luar biasa untuk maju. Untuk itu, Mendikbud berjanji akan merespon sebagain dari harapan dan permintaan Pemkab PALI.

“Saya sangat menaruh perhatian pada Kabupaten yang baru ini, masih banyak hal yang harus dilakukan, serta sangat memerlukan uluran tangan semua pihak khususnya pemerintah pusat, untuk itu saya hadir langsung disini. Karna ini kabupaten baru akan kita berikan perhatian lebih agar mampu mengejar Kabupaten lain yang sudah jauh lebih maju,”  katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Program Lingkungan Diangkat Dodi Reza Alex Di Muba Cukup Bagus

Palembang, BP Direktur Yayasan Depati, yang merupakan yayasan yang berkonsentrasi bidang hutan, lingkungan dan adat, Ali Goik melihat program lingkungan ...