Home / Headline / Tarian Gending Sriwijaya Tidak Akan Dimusnahkan

Tarian Gending Sriwijaya Tidak Akan Dimusnahkan

Palembang, BP

BP/DUDY OSKANDAR
BERI KETERANGAN-Kepala Dinas Kebudayaan Palembang Sudirman Teguh memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu (19/3).

Kepala Dinas Kebudayaan Palembang Sudirman Teguh menegaskan, untuk menambah kekayaan seni tarian yang ada di Palembang dengan mengundang seniman dan budayawan senior yang ada di Palembang untuk menciptakan tarian Palembang yang bernuansa Islami.

“Tarian tersebut akan mendampingi tarian yang sudah ada seperti Tari Gending Sriwijaya, Tari Tanggai dan Tari Tepak Kraton. Sehingga ke depan Kota Palembang akan menjadi pusat seni khususnya tari dengan banyaknya jenis tari-tarian yang melegenda,” kata Sudirman Teguh, Minggu (19/3).

Sudirman menegaskan, tidak benar kalau ada pemikiran dari Dinas Kebudayaan Kota Palembang untuk memusnahkan salah satu tarian yang ada. Hal ini terkait membantah pemberitaan di salah satu media online pada tanggal 16 Maret 2017 yang berjudul Palembang Akan Musnahkan Tari Gending Sriwijaya.

“Itu tidak benar, tidak satu pun kata memusnahkan Gending Sriwijaya keluar dari mulut saya. Untuk mengganti saja tidak pernah terucapkan,” kata Sudirman.

Dalam pemberitaan media tersebut menurut Sudirman dirinya diwawancara wartawan media tersebut, padahal tidak ada wartawan media tersebut mewawancarai dirinya langsung. Kemudian di satu paragraf tulisan di media tersebut menurutnya dapat memicu isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan).

“Di media tersebut ditulis, Tari Gending Sriwijaya atau Tari Tanggai bukan adat istiadat kita, mulai dari gerakan, pakaian, penari dan musik dalam tari Gending Sriwijaya identik dengan ajaran Hindu-Budha. Tidak pernah saya berkata seperti itu,” katanya.

Ditambahkanya, memang ada wancana untuk menambah tarian yang untuk menyambut tamu-tamu kehormatan datang ke Palembang, di mana tarian tersebut mewakili budaya khas Kota Palembang. Selama ini untuk menyambut tamu dipakai Tari Gending Sriwijaya, Tari Tanggai dan Tari Tepak.

“Ini baru sebatas wancana menambah khasanah seni budaya tarian untuk menyambut tamu-tamu kehormatan. Jadi seandainya tercipta, memang tari tersebut berasal dari Kota Palembang,” katanya.

Oosk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penjaga Malam Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusuk

Palembang, BP Seorang penjaga malam, Indra Cahya,(35)  warga Jl. KH Wahid Hasyim Lorong Terusan Palembang ditemukan tewas dengan luka tusuk ...