Home / Headline / Mantan Ketua MK Terkejut Patrialis Ditangkap KPK

Mantan Ketua MK Terkejut Patrialis Ditangkap KPK

Mahfud MD

Palembang, BP

Kabar operasi tangkap tangan (OTT) hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar membuat mantan Ketua MK  Mahfud MD terkejut.
Mahfud yang hadir dalam kuliah tamu di Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang, Kamis (26/1),  itu mengaku, belum mengetahui kabar itu.
Innalillahi, kapan kejadiannya,” kata Mahfud di Palembang, Kamis (26/1).
Namun Mahfud masih enggan mengomentari hal yang belum diketahuinya itu. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pihaknya telah melakukan OTT terhadap pejabat dari lembaga penegak hukum.
“Benar, ada OTT yang dilakukan KPK di Jakarta,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi.
Agus belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pihak-pihak yang diamankan petugas KPK tersebut. Namun dia membenarkan anak buahnya mengamankan sejumlah pihak terkait dengan lembaga penegak hukum.
“Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan pada hari ini,” ujarnya.
Sedangkan Mahfud MD yanghadir dalam kuliah tamu di Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang dengan tema ‘Etika Penyelenggara Negara Dalam Persfektif Filsafat Hukum Tata Negara’ mengatakan tidak semua negara memiliki konstitusi, karena konstitusi sangat diperlukan akan kekuasaan pemerintah dapat dikontrol dengan membatasi kekuasaannya.
“Akan tetapi belum tentu negara yang mempunyi konstitusi lebih bagus atau lebih baik dari negera yang tidak mempunyai konstitusi,” katanya.
Menurutnya ketika Indonesia baru didirikan timbulah perdebatan antara pendiri bangsa apakah Indonesia akan dibentuk konstitusi, perdebatan ini terus terjadi sangat sengit antara Bung Hatta dan Bung Karno.
Direktur Program Pasca Sarjana UIN Raden Fatah Palembang Duski Ibrahim mengatakan, kuliah tamu ini sangat penting untuk mencerahkan pengetahuan mahasiswa dan dosen .
“Muda-mudahan dengan kuliah tamu ini kedepannya para dosen dan mahasiswa paham terhadap etika penyelenggara negara karena kalau kita suatu saat jadi pemimpin, kita bisa mengerti tentang etika seorang pemimpin,” katanya.#osk
x

Jangan Lewatkan

UIN Raden Fatah Berduka

Palembang, BP Civitas akademika Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang berduka, salah satu dosen terbaiknya Drs. Kailani Mustafa, ...