Home / Headline / Sikap Jujur Dapat Menolak Narkoba

Sikap Jujur Dapat Menolak Narkoba

Silakan bergaul dengan siapa pun. Namun, tanamkan di dalam diri untuk tidak menyentuh narkoba.

Duta Anti Narkoba Sumsel Lury Elza Alex Noerdin saat sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa/Siswi SMA Negeri 1 Palembang, Kamis (19/1). BP/DUDY OSKANDAR

BADAN Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Sosial Provinsi Sumsel,  bersama Duta Anti Narkoba Sumsel Lury Elza Alex Noerdin melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada 500 siswa dan siswi SMAN 1 Palembang, Kamis (19/1).

Di hadapan para siswa di aula sekolah itu Lury Elza Alex Noerdin mengatakan, sikap jujur terhadap diri sendiri dapat menolak narkoba di dalam diri siswa dan menjauhi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

“Silakan kalian berteman dan bergaul dengan siapa saja, namun tanamkan di dalam diri tidak akan menyentuh yang namanya miras apalagi narkoba,” katanya.

Namun jika siswa telanjur terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, ia meminta segera melapor ke polisi atau BNN agar ketergantungan narkoba bisa disembuhkan.

“Narkoba itu bahaya sangat luar biasa, dari membahayakan diri sendiri hingga orang lain, dan membunuh diri kita sendiri. Tidak ada untungnya, manfaatnya sama sekali, pelajar harus menjauhi narkoba,” katanya.

Lury juga mengatakan, penggunaan sosial media yang positif adalah salah satu wujud untuk menghindari penyalahgunaan narkoba.

Baca:  Sisihkan Harta Untuk Berbagi

“Sekarang ini kan lagi hits endorse di Instagram. Nah, main instagram ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengalahkan penyalahgunaan narkoba,” kata Lury.

Lanjutnya, dengan instagram akan banyak mendapatkan keuntungan. “Bisa dapat duit sendiri. Hitung-hitung bermain sosial media bisa mencari keuntungan, tapi tetap belajar harus jadi prioritas,” katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, BNN Provinsi Sumsel Kusmaneti mengatakan, saat ini tercatat di Indonesia per hari ada sebanyak 40-50 orang yang meninggal dunia akibat pemakaian narkoba.

Menurutnya, BNN Sumsel sangat mengapresiasi upaya-upaya dari lembaga pendidikan dalam mencegah peredaran narkoba di kalangan siswa. “Narkoba ini musuh kita bersama. Jadi, manfaatkan betul kegiatan sehari-hari dengan hal positif,” katanya.

Kepala SMA Negeri 1 Palembang Nasrul Bani mengatakan, untuk menjadikan generasi yang sehat, unggul, berprestasi, dan berkarakter, perlu penanaman pesan moral dalam diri siswa agar menjauhi penyalahgunaan narkoba.

“Tujuan kami mengundang BNN untuk menyosialisasikan bahaya narkoba, karena penting untuk mengubah karakter siswa agar tidak menggunakan obat-obat terlarang. Ini langkah kami mengantisipasi dan mencegah sedini mungkin,” katanya.

Narkoba saat ini sudah menjamur, seperti air ada di mana-mana, termasuk di kalangan pelajar. “Kami harapkan pelajar di SMA Negeri 1 Palembang tidak mencoba-coba menggunakan Narkoba karena akan merusak masa depan kita sendiri,” katanya.

Baca:  Lury Sudah Turun ke Kecamatan

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo mengatakan, pihaknya berharap pelajar tidak mendekati narkoba. Sosialisasi ini untuk mencegah narkoba masuk di kalangan pelajar.

“Siapkan diri anda untuk mengisi lapangan pekerjaan yang ada, dan tidak boleh lengah. Kedua, lakukan hal-hal produktif untuk menghasilkan pendapatan sendiri,” katanya.

Tak hanya ke sekolah, Lury juga berkesempatan melihat tempat budidaya ikan lele. Kolam ikan lele tersebut terletak di Jalan Mataram RT32, RW 08, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati.

Lury yang didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Sumsel Belman Karmuda bergegas mengikuti ajakan warga sambil berjalan kaki menuju tempat budidaya ikan lele yang dikelola  Kelompok Usaha Bersama (Kube) binaan Dinas Sosial Sumsel dan sempat berfoto bersama.

Menurut Mus, salah satu pengelola Kolam Ikan Lele Kube Santun, mereka mengapresiasi atas kedatangan putri Gubernur Sumsel. Terlebih selama ini mereka mendapatkan pembinaan Dinas Sosial Sumsel dalam ternak ikan lele ini.

“Selama ini kami memelihara ikan lele ini tidak ada kendala, baik pakan dan pemeliharaan, termasuk bibit,” katanya.

Menurutnya, ada empat kolam budidaya ikan lele yang dikelola beberapa kube, satu kube beranggotakan 10 orang.

Baca:  Maju Di Pilkada Palembang, Lury Hanya Test On The Water

Sedangkan Lury mengatakan sangat mendukung ternak lele tersebut. Menurutnya tentu ternak ikan lele ini dapat berdampak positif bagi peningkatan ekonomi warga sekitar.

“Peran aktif masyarakat seperti inilah yang harus selalu kita support,” kata Lury.

Lury berkesempatan bercengrama dengan pasangan suami istri, Parmiati (59) dan Roji (77) yang merupakan pasangan suami istri yang memiliki delapan anak dan 13 orang cucu yang tinggal tidak jauh dari kolam budidaya lele tersebut.

Dia menceritakan saat membuat kolam lele ini sempat banjir tinggi di tempatnya.”Sore seperti ini banjir besok tidak kering tidak ada banjir, sore banjir lagi, besok tidak,” katanya kepada Lury.

Sedangkan Plt Kadinsos Sumsel Belman Karmuda menyatakan, jika sudah panen maka lele ini bisa dijual dan beli bibit lagi oleh anggota Kube itu sendiri.

“Diurus sama-sama kawan kelompok dan bisa dilanjutkan dari delapan keramba jadi 15 dan ini terus dilakukan. Tinggal kawan-kawan di kube berkerja sama dan kalau itu meningkat dilihat warga, dermawan dan pengusaha,” katanya.

Belman meminta hasil penjualan lele bisa disisihkan untuk beli bibit dan sebagainya dan sisinya dibagi dengan anggota kube.

”Jangan sampai mati, itu artinya kami buang garam di laut, untuk pemberdayaan dan memberikan kekuatan agar masyarakat sejahtera  dengan kail yang diberikan oleh kami,” katanya.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Jasad Putri Tersangkut di Eceng Gondok

Palembang, BP–Setelah hampir tiga hari dilakukan pencarian, akhirnya jasad Putri Kirina (9) ditemukan tersangkut tumpukan eceng gondok, di perairan Sungai ...