Home / Sumsel / Musirawas / Curi Kabel, Empat Pemuda Digulung

Curi Kabel, Empat Pemuda Digulung

Dua Di Antaranya Masih Pelajar 
Muarabeliti, BP
Empat pemuda, dua di antaranya  berstatus sebagai pelajar SMA di wilayah Musirawas (Mura), digulung aparat Polsek Tugumulyo, Kabupaten Mura, Senin (2/1) lalu. Dua pelajar tersebut, Efriyadi (18) warga Desa Rejosari, Kecamatan Purwodadi dan Akbar Sujianto (17) warga Desa Sitiharjo, Kecamatan Tugumulyo dan dua rekannya yakni ‎Redo(20) dan Roni (22). Empat tersangka digulung aparat lantaran  nekat menggasak ratusan meter kabel Induk milik PT. Telkom yang masih terpasang diatas tiang gardu, di  jalan  antara Desa Kali Bening dan Desa Sidoharjo Kecamatan Tugumulyo.
 Informasinya di lapangan menyebutkan  aksi pencurian kabel induk instalasi jaringan telekomunikasi terpasang tiang gandu induk,  20 Desember 2016 lalu. Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak pekerja lapangan. Barulah, tertanggal 25 Desember 2016 semua diketahui. Dengan awalnya tidak menaruh curiga kehilangan kabel telah dicuri oleh oknum warga masyarakat. Semua kejadian tersebut dengan hilangnya jumlah kabel iduk dengan panjang sekitar 700 meter kabel akhirnya pihak PT. Telkom membuat laporan ke mapolsek setempat.
Sementara, dengan sigapnya Mapolsek Tugumulyo bergegas melakukan penyelidikan dengan menurunkan personilnya, menyisir tempat kejadian perkara.  Informasi dari warga masyarakat keempat pelaku masih berkumpul usai perayaan akhir tahun berada kediaman tersangka Sujianto, Secara bersaman dengan tanpa perlawanan keempatnya digelandang ke Mapolres guna mempertangung jawabkan perbuatan.
Kapolsek Tugu Mulyo AKP Ahmad Yani, didampingi Kanit Reskrim Bripka Andi Feriansyah, membenarkan adanya kejadian tersebut sesuai dengan  laporan  LP/B-78/XII/2016/SS/Mura/Sek.Tgm Tgl 25 Des 2016.  telah terjadi aksi pencurian kabel Induk milik PT Telkom berada di wilayah hukum Polsek Tugumulyo. Adapun dari modus operandi dilakukan empat pelaku dengan menaiki tiang lalu dengan mnggunakan alat berupa parang memutuskan rangkaian kabel.
“Setelah tiang iduk, barulah semua tiang-tiang diamankan, kabel tersebut mereka naik dan putuskan.Nah, setelah semua selesai, secara bersamaan di tempat loksi sepi kabel dengan panjang hampir 700 meter kemudian dibakar lalu diambil isi kuningan yang kemudian dijual salah satu tempat barang bekas terpisah kecamtan tugumulyo, purwodadi dan megang sakti dengn harga Rp45 Ribu per kilogram,” ujarnya.
Lebih jauh, Ahmad Yani menyebutkan, dari semua aksi ke empat tersangka terbilang sudah berpengalaman. Adapun, usai kejadian, pihak telkom awanya tidak menaruh curiga kabel tersebut dicuri dan hilang. Kejadian tersebut baru diketahui setelah beberapa hari.
“Semua dari hasil penyelidikan, petugas melzkukn penyisiran. Barulah, dengan petunjuk di lapangan ada empat tersangka yakni dua pelajar dan dua buruh kita amankan, bersama ke empatnya tengah bersama-sama,” bebernya.
Selain itu, sambung kapolsek, dari hasil pemeriksaan sementara, keempat tersangka mengakui semu perbuatan. Dimana, selanjutnya kembali dilanjutkan langkah penyidikan.
“Yang jelas, baik tersangka dan sejumlah bukti sudah diamankan. Nah, dari perbuatan keempat ditahan rutan Mapolsek hingga proses hukum berlanjut. Ya, karena semua mengarah ke pencurian dan pemberatan 363 KUHP ancman 5-20 tahun penjara,” tukasnya. #wan
x

Jangan Lewatkan

Mau Raskin Harus Lunas PBB

Muarabeliti, BP–Masyarakat miskin diwilayah Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas (Mura) yang ingin mendapatkan beras miskin (raskin) harus melunasi ...