Home / Headline / Awal Tahun 2017 Sumsel Terapkan E-Tilang

Awal Tahun 2017 Sumsel Terapkan E-Tilang

Palembang, BP
Direktu

Direktur Lantas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Raden Slamet Santoso, SH, Sik membuka acara sosialisasi E Tilang di Gedung Direktorat Lantas Polda Sumsel, Kamis (8/12).

r Lantas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Raden Slamet Santoso, SH, Sik mengatakan kalau awal tahun 2017 seluruh kabupaten dan kota provinsi Sumsel bisa menerapkan E-Tilang.

        “Untuk di Sumsel nanti kita samakan dengan program dilaunching pada saat 15 Desember, besok oleh Kapolri,” katanya ditemui usai membuka acara sosialisasi E Tilang di Gedung Direktorat Lantas Polda Sumsel, Kamis (8/12).
Karena itulah hari ini pihaknya melaksanakan  sosialisasi dan pelatihan aplikasi E-Tilang.
E-Tilang ini dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan meminimalkan terjadinya transaksi-transaksi  atau hubungan negatif antara pelaku pelanggaran lalu lintas dengan petugas baik kepolisian dan petugas yang lain.
        Namun menurutnya  manfaat yang dirasakan dengan aplikasi E- Masyarakat bisa langsung membayar denda tilang melalui ATM atau kantor kas terdekat baik lewat BRI dan perbankan lainnya , karena BRI bisa di jangkau sampai keseluruh pelosok ini masih bisa dilaksanakan.
       Selain itu dalam membangun kesadaran masyarakat berkaitan dengan pengakuan pelanggaran , pelanggaran yang dilakukan masyarakat itu sendiri sehingga kita harus mengglorifikasi penggunaan tabel denda atau dengan tilang lembar biru dimana disitu masyarakat dapat menyadari kesalahannya sehingga dia langsung membayar pajak denda tilang melalui ATM atau kas kantor BRI terdekat.
        “Sesuai dengan yang tertera dalam tabel dalam denda tilang beberapa saat setelah mengisi aplikasi E-Tilang di HP mereka masing-masing dan setelah dibayar  dan mendapatkan notifikasi dapat mengambil kembali barang bukti yang disita oleh petugas yang menilang, ini tahap akhir dengan E-Tilang tapi tahap awal nanti kita menggunakan lembar biru  dan ada beberapa tahap sosialisasi yang harus dilaksanakan,” katanya.
        Sehingga setiap petugas lalu lintas menurutnya harus memahami dan mengaplikasikan melalui HP masing-masing sehingga dilakukan sosialisasi ini sehingga diharapkan dilatih  dan ditularkan anggota di Polres masing-masing.
        Di Sumsel sendiri pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan, pengadilan, dan pihak BRI untuk melaksanakan pelatihan dan sosialisasi E Tilang.
        “Aplikasi ini meminimalisir interaksi antara pelanggar dan petugas sehingga bisa melaksanakan program-program pemerintah terutama berkaitan dengan saber pungli dan sebagainya,” katanya.
        Sedangkan Hendri Yanto, Kasi Pidum Kejari Palembang mengaku pihaknya mendukung aplikasi E-Tilang ini ,” Ini sudah rujukan dari pusat dan kerjasama dengan Mahkamah Agung dan hari ini kita sosialissi E-Tilang karena selama pembayaran tilang dilakukan secara manual, dan diadakan persidangan tilang dan jika pelanggarnya tidak hadir dalam sidang tilang maka pelanggarnya mengambil biaya pembayaran putusan denda di loket kejaksaan dan uangnya disetor ke kas Negara,” katanya. #osk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Lagi, Pasien Terpapar Covid-19 di OKU Bertambah 37 Orang

Baturaja, BP–Jurubicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU, Rozali, kembali menginformasikan update data kemarin hingga hari ini, Rabu (3/6/2020), sampai pukul 10.00 ...