Home / Headline / Depot Kayu Ludes Dalam Kebakaran Besar

Depot Kayu Ludes Dalam Kebakaran Besar

panglong-kebakaran-9Palembang, BP

Depot pertukangan kayu dan konstruksi Laris milik H Syukur di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning ludes dilalap api dalam kebakaran besar, Selasa (8/11) sekitar pukul 14.30.

Petugas pemadam kebakaran tiba pada pukul 15.10, setelah api sudah menjalar ke bangunan di sebelah toko tersebut.

Asap putih kekuningan mengepul saat petugas berupaya memadamkan api. Pada awalnya lima mobil damkar dan satu kendaraan taktis water cannon Polda Sumsel melakukan upaya pemadaman.

Namun api belum padam sepenuhnya, pukul 15.40, seluruh kendaraan kehabisan air. Petugas pun mengambil air di Koperasi Telkomsel wilayah Sumbagsel yang berada tepat di samping kiri bangunan, namun tidak cukup untuk memadamkan api.

Petugas pemadam kebakaran sempat kewalahan untuk menjinakkan api. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kota Palembang Dicky Lenggardi Tatung mengatakan, sebanyak 20 unit mobil pemadam dikerahkan dari seluruh posko.

Meskipun pemadaman sudah berlangsung tiga jam, namun api masih tetap menyala, bahkan akibat kejadian ini sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan. “Di dalam ada kayu, jadi sulit untuk langsung padam. Seluruh kekuatan sudah dikerahkan,” kata Dicky.

Baca:  Kantor Dishubkominfo Muba Nyaris Terbakar

Untuk mengantisipasi rumah warga yang berada di samping agar tak ikut terbakar, pihaknya melakukan penyiraman secara mobile yang ada di kawasan sekitar.

Hingga total 20 mobil pemadam dan 110 petugas dikerahkan, api berhasil dipadamkan pada pukul 18.30, empat jam setelah api muncul. Hujan yang mengguyur sejak pukul 17.45 membantu upaya pemadaman.

Kayu yang dijual di toko yang berdiri sejak tahun 1990-an tersebut berjenis ulin dan meranti. Kerugian yang diderita ditaksir mencapai Rp20 miliar.

Bangunan sebelah kanan Toko Laris merupakan warung bakso dan bengkel milik Munsiri (69). Sebagian bangunan rumah dan semi permanen yang menjadi warung terkena jalaran api hingga terbakar. Warga bahu-membahu untuk memadamkan api di lokasi ini. Namun sayang, upaya pemadaman memakan korban.

Keponakan Munsiri, Erpansi (35), terjatuh saat berupaya memadamkan api dari atas atap. Erpansi kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh ke tanah, menyebabkan tangan kiri patah dan pendarahan di kepala.

Erpansi yang tidak sadarkan diri sempat dilarikan oleh warga ke Balai Pengobatan Dian Medika yang berada di sekitar lokasi kejadian sebelum dibawa ke RS Bhayangkara untuk pertolongan lebih lanjut.

Baca:  Tiga Rumah Ludes, Satu Korban Terpanggang 

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Dedi (50), api muncul akibat korsleting listrik yang berada di dalam toko milik H Syukur tersebut. Dalam waktu singkat, api langsung menjalar ke seluruh bagian toko. Asap hitam membumbung tinggi karena banyak kayu mudah terbakar tersimpan di dalamnya.

“Di dalam toko masih banyak karyawannya. Mereka lari keluar karena api langsung besar dan tidak sempat disiram,” ujarnya.

Pemilik toko Laris, H Syukur (55) mengatakan, saat kejadian dirinya tengah berada di Simpang Polda, baru pulang dari berbelanja. Dirinya diberitahu lewat sambungan telepon oleh salah seorang karyawannya bahwa tokonya tersebut terbakar.

“Saat saya sampai, api sudah besar. Saya sempat masuk untuk menyelamatkan dokumen penting. Beberapa sertifikat berhasil diamankan, tapi sebagian terbakar tidak sempat diselamatkan. Saya pun terkena runtuhan kayu sehingga tangan kiri luka bakar,” katanya.

Diinformasikan oleh karyawannya, api diakibatkan korsleting listrik yang terjadi di dalam toko. Sebelum kejadian, sempat terjadi mati listrik.

Baca:  Diduga Tak Ada Penjagaan, Kantor DPRD PALI Ludes Terbakar

“Saat listrik kembali menyala, mungkin karena tegangan yang terlalu tinggi, jadi korslet dan langsung membakar kayu di sekitarnya. Api langsung menyebar tidak sempat disiram,” jelas Syukur.

Kapolsek Kemuning AKP Khidmat Solihin mengatakan, anggotanya segera mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan terjadinya kebakaran.

Dirinya berujar, penyebab kebakaran belum bisa diketahui secara pasti. Namun diperkirakan api berasal dari tegangan tinggi listrik.

“Kepastiannya masih kami selidiki penyebab kebakaran. Sementara ini diperkirakan akibat korsleting listrik,” katanya.

Kebakaran hebat ini membuat ruas Jalan Basuki Rahmat ditutup total. Pantauan di lapangan, kendaraan yang melaju dari arah Jalan R Soekamto menuju Jalan Demang Lebar Daun dan Jalan Jenderal Sudirman dialihkan ke Jalan Ampibi Sekip. Begitu juga kendaraan dari arah sebaliknya.

Akibatnya, kemacetan hingga kiloan meter di sejumlah ruas jalan pun terjadi. Untuk mengantisipasi semakin menumpuknya kendaraan, sejumlah petugas kepolisian pun disiagakan di setiap persimpangan menuju Jalan Basuki Rahmat. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Thia Yufada dan Gerakan Literasi di Muba

Oleh : Maspril Aries Wartawan Utama/ Penggiat Kaki Bukit Literasi Gerakan literasi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus bergerak. Ketua ...