Home / Headline / Wapres Promosikan TAA Sumsel dan Asian Games

Wapres Promosikan TAA Sumsel dan Asian Games

wapres-jk-promosikan-taa-sumsel-asian-games-1Makassar, BP

Provinsi Sumatera Selatan menarik perhatian dalam ajang The 3rd East ASEAN Grouth Areal (BIMP-EAGA) dan Indonesia, Malaysia, Thailand Growtht Triangle (IMT- GT) Trade Expo Conference and Matching 2016 yang berlangsung di Four Points Hotel Sheraton Makassar, Jumat (14/10).

Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia M Jusuf Kalla ini berlangsung hingga 16 Oktober, menampilkan sebanyak 236 booth dari lima negara yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Indonesia diwakili oleh Sumsel, Sulawesi Selatan, Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Kota Bogor, dan Kabupaten Semelu.

Sejumlah agenda yang diusung di antaranya Businnes leader Conference, Trade Expo, Businnes Matching & Invesment Forum, Health Care Tourism Dialoque, Street Food Festival, Culture & Art Performance, dan Fashion Show.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumsel Ekowati Retnaningsih menyampaikan, ajang ini menjadi kesempatan besar bagi Sumsel untuk mempromosikan TAA dan sosialisasi pembangunan infrastruktur di Sumsel.

Dalam sambutannya Wapres Jusuf Kalla mengatakan, selain industri besar seperti batubara dan energi, Sumsel juga didorong untuk mengembangkan industri hilir. Seperti diketahui, provinsi ini memiliki kebun karet yang sangat besar namun saat ini harga karet relatif rendah.

Baca:  Wapres Jusuf Kalla Buka PATA Travel Mart 2016

“Untuk itu kita mendorong UKM yang ada untuk mengembangkan produk lainnya berbahan dasar karet. Sehingga seperti parts kendaraan dan lain-lain. Tentunya TAA sebagai tempat pergerakan ekonomi,” ungkapnya.

Ia pun mengungkapkan dukungan penuhnya terhadap gelaran Asian Games 2018, yang diselenggarakan di Palembang dan Jakarta. Sejarah kegiatan ini dimulai di Makassar pada akhir tahun 1988 dimana pada awalnya hanya digunakan untuk kepentingan bisnis.

“Maka konektivitas sangat penting untuk masing-masing negara. Harus kita tingkatkan itu dan tentu perdagangan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Dia berharap, BIMP – EAGA dan IMT-GT ini bisa memperbaiki hubungan baik antar kelima negara yang terlibat dalam acara besar yang bertaraf internasional tersebut. Selama ini hubungan ekonomi antar negara, lebih banyak hubungan ekonomi ilegal, utamanya di Kawasan Indonesia Timur, Mindanao Filipina, Sabah Malaysia. Untuk itu, JK mengajak semua peserta yang hadir untuk memformalkan hubungan baik secara ekonomi maupun keamanan.

Baca:  Hari ini Mufidah Jusuf Kalla Kunjungi Palembang

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution menyampaikan, BIMP-EAGA dan IMT-GT ini dibentuk dengan tujuan utamanya mengurangi kesenjangan antar wilayah sub nasional dan untuk memperkuat perdagangan lintas batas serta mempromosikan perdagangan, investasi, dan pariwisata. Trade Expo di Indonesia pada tahun ini mengangkat tema besar, yaitu Strenghtening the Asian Maritim Economic Corridor and Food Security.

“Latar belakang dari pemilihan tema tersebut, bahwa wilayah yang masuk dalam kerjasama ekonomi subregional ini umumnya adalah wilayah kepulauan jadi sangat tepat apabila diangkat penguatan sektor maritim dalam mendukung tujuan kerja samanya. Sedangkan permasalahan ketahanan pangan juga menjadi perhatian semua negara ASEAN,” ujar Darmin.

Darmin menjelaskan, rangkaian acara BIMP-EAGA dan IMT-GT ini dibagi menjadi 3 kegiatan utama. Pertama, kegiatan trade expo selama 3 hari dari 14-16 oktober 2016, dengan jumlah booth 236 yang menampilkan berbagai produk unggulan sektor kemaritiman terutama kelautan dan perikanan, pertanian untuk mendukung ketahanan pangan, infrastruktur, industri pengolahan, industri kreatif, logistik, pariwisata, perdagangan barang dan jasa, dari masing-masing negara.

Baca:  Kunjungan Wapres Ke Palembang Diamankan Sniper

Kedua, business conference, tercatat diikuti oleh sekitar 400-an peserta baik dalam negeri maupun luar negeri. Para pembicara berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei, Filipina, Jepang, China dan Australia. Ketiga, business matching, tujuan utama untuk pertemuan kalangan bisnis lokal dan antar negara di wilayah forum ini.

Pada kegiatan ini Provinsi Sumsel mengikuti agenda trade expo dengan menampilkan berbagai informasi mengenai proses pembangunan infrastruktur seperti light rail transit (LRT), jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra), jembatan Musi IV dan Musi VI, kawasan khusus Tanjung Api-api, Jakabaring Sport City (JSC), persiapan Asian Games 2018, produksi dan potensi pertanian perkebunan dan pertambangan dan hasil inovasi hilirisasi produk perkebunan dan perikanan yaitu kopi pinang miyoga dan pindang patin kaleng. #idz/rel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tiga Tahun Terbengkalai, Gedung SMP N 9 Akan Digunakan Untuk Sumber Benih Kedelai dan Jagung

PALI, BP–Tiga tahun terbengkalai, gedung sekolah yang seyogyanya diperuntukkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Kecamatan Talang Ubi kabupaten ...