Home / Headline / 750 Kepsek Tandatangani Pakta Integritas Antinarkoba

750 Kepsek Tandatangani Pakta Integritas Antinarkoba

kepala-dinas-pendidikan-provinsi-sumsel-drs-widodo-mpd-2-300x225

Widodo

Palembang, BP
Sebanyak 1.050 guru, pengawas pendidikan, dan Kepala SMA/SMK se-Sumatera Selatan hadir dalam acara penandatangan Pakta Integritas 750 kepala sekolah bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel di Griya Agung, Jumat (7/10).

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, ada tiga hal prioritas yang terus dikedepankan yakni pendidikan, kesehatan, dan penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Pendidikan menjadi hal paling penting yang mendasari kualitas sumber daya manusia.

“Sumber daya manusia yang berkualitas, menjadi dasar persaingan yang lebih kompetitif bagi masyarakat Sumsel di era globalisasi ini. Pendidikan harus diutamakan, dan generasi penerus bangsa dijaga. Jangan sampai tercemar oleh hal-hal negatif, khususnya narkoba,” tegasnya pada acara yang sekaligus soft launching South Sumatera Smart School.

Dirinya mengatakan, saat ini narkoba sudah merambah hingga ke sekolah-sekolah. Bahkan di sekolah dasar pun sudah disasar oleh para oknum tidak bertanggung jawab penyebar narkoba.

Hal ini, ujar Alex, harus disikapi dengan serius oleh segala lapisan, baik pemerintah, aparat penegak hukum, guru dan pendidik di sekolah, serta orang tua yang menjadi benteng utama anak dalam suatu keluarga. Jangan biarkan narkoba merusak anak. Apabila anak sebagai generasi penerus sudah rusak, bangsa pun bisa ikut rusak.

Menurut Alex, perlu disadari bersama saat ini telah kehilangan satu generasi dibandingkan dengan negara lain, karena generasi muda saat ini belum sempat mendapatkan pendidikan yang wajar.

“Bagaimana generasi ini bisa bersaing kedepan? Inilah tugas kita bersama yang harus kita hadapi dan selesaikan. Terutama untuk 750 kepala sekolah yang hadir,” tegasnya.

Terkait pemindahan status SMA sederajat dari pemerintah kabupaten/kota ke pemprov, Alex mengatakan, memang sudah sebaiknya dibebankan kepada pemprov agar lebih meringankan tugas pemerintah kabupaten/kota.

“Selain itu juga memberikan kebebasan ruang gerak promosi supaya tidak sempit hanya di kabupaten/kota saja. Para  guru juga jangan dipolitisasi kalau ada pemilu di kabupaten,” tambahnya.

Dirinya melanjutnya, saat ini bangsa Indonesia telah kehilangan satu generasi dibanding dengan negara lain karena belum sempat mendapat pendidikan yang wajar.

Dirinya berharap dengan adanya pakta integritas antara Dinas Pendidikan Sumsel, para kepala sekolah, dan BNN Provinsi Sumsel dapat mencegah narkoba masuk ke lingkungan sekolah serta mencegah para siswa menjadi sasaran para pengedar narkoba, lebih baik lagi. #idz

x

Jangan Lewatkan

Pengalihan BKB Untuk Tempat Wisata Takkan Terealisasi

  Palembang, BP–Revitalisasi Benteng Kuto Besak (BKB) yang kini dijadikan kantor Kesdam II Sriwijaya dan Rumah Sakit AK Gani bakal ...