Home / Headline / Ikut Tax Amnesty, SFC Berkontribusi Bangun Negeri

Ikut Tax Amnesty, SFC Berkontribusi Bangun Negeri

1709-01-dodi-reza-alex

Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex menjadi salah satu pembicara pada kegiatan workshop dan sosialisasi tax amensty UMKM di Kantor Wilayah II Bank Mandiri, Jumat (16/9).

Palembang, BP

Sriwijaya FC (SFC) menjadi teladan bagi klub sepakbola nasional. Klub berjuluk Laskar Wong Kito menjadi satu-satunya klub di Indonesia yang taat membayar pajak. Bahkan, klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini juga ikut tax amnesty (pengampunan pajak).

Presiden SFC Dodi Reza Alex mengatakan, SFC membayar pajak sebesar Rp4,8 miliar untuk pajak penghasilan 21 (PPh 21) tahun 2011 dan saat ini mengikuti amnesti pajak. Ini membuktikan, jika SFC adalah klub yang ikut membangun negeri ini melalui pajak.

Baca:  Road To Porprov 2019 Pemkab Muba Akan Gelar Sport Day

“Dengan amnesti pajak, artinya Sriwijaya FC diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengampunan pajak dan ini akan kami ikuti,” kata Dodi Reza Alex, usai menjadi pembicara pada kegiatan workshop dan sosialisasi tax amnesty terhadap UMKM di Kantor Wilayah II Mandiri, Jumat (16/9).

Dikatakannya, SFC memiliki strategi tersendiri dalam hal ini tanpa harus memotong penghasilan pemain. Hal ini pun sudah dibuktikan dengan kontribusi pembayaran pajak penghasilan pemain tahun 2009 hingga 2011 yang dibayar tuntas oleh klub. Sriwijaya FC pun nantinya akan mengikuti amnesti pajak dengan dana yang bersumber dari sponsor.

Baca:  Muba Siap Sukseskan Asian Games di Palembang

“Pemain tidak mau tahu, mereka menerima gaji sesuai dengan yang tertera di kontrak. Untuk mengikuti amnesti pajak ini pun akan dibebankan pada klub dan tidak memotong gaji pemain. Salah satu caranya nanti klub akan berjuang mencari dana sponsor,” tutur Dodi.

Dodi pun menyampaikan, dengan membayar pajak, SFC turut berkontribusi membangun Indonesia ini lebih baik. Infrastruktur Sumsel yang saat ini dibangun pun sangat banyak bersumber dari dana pusat. Secara tidak langsung SFC turut membangun Sumsel.

“Membayar pajak adalah mutlak, tidak bisa tidak dibayar. Pembangunan di Sumsel salah satu dananya bersumber dari pajak. Seharusnya masyarakat Sumsel bangga membayar pajak,” kata Ketua Kadin Sumsel ini.

Baca:  Bikin Sejuk Suasana Pasca Pemilu, Perwosi Sumsel Gelar Kompetisi Bowling Khusus Perempuan

Sebagai warga negara yang baik, ditambahkan Dodi, harus taat dalam membayar pajak. Sevav dari penghasilan yang dimiliki, ada hak-hak masyarakat juga. “Amnesti pajak ini harus diikuti mereka yang berkewajiban, dan ini salah satu cara untuk membangun negeri ini lebih baik,” tukas dia.

Kepala Kantor Wilayah DJP Sumsel Babel M Ismiransyah M Zein sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan SFC. Pihaknya pun bangga, tim yang bersinar di kancah nasional ini dengan kerelaan hati membangun negeri dengan membayar pajak.

“Kami bagian dari pemerintah sangat mengapresiasi yang telah dilakukan klub sepakbola kebanggaan masyarakat Sumsel ini. Dengan membayar pajak, mereka telah memberikan contoh yang baik bagi masyarakat Indonesia terutama untuk klub-klub lain di Indonesia,” tukasnya. #ren

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Harapkan Puskesmas di Sumsel Harus Aktif Jemput Bola

Palembang, BP Sejak program jaminan kesehatan yakni BPJS diterapkan di Indonesia, masih banyak masyarakat di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang ...