Home / Headline / Panglima dan Anak Buah Geng Pelor Diringkus

Panglima dan Anak Buah Geng Pelor Diringkus

pelor2Palembang, BP
Usia memang tergolong muda tapi keempat remaja usia belasan tahun ini, M Medi (17), Farid Ahmad Akbar (16), Mario Syahputra (15), dan Rasyad Zumarli (17), sadis dalam menjalankan aksi begalnya. Keempatnya tak segan melukai bahkan membunuh korban demi mengambil sepeda motor korban.
Kini aksi keempatnya harus terhenti setelah Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel membekuk mereka Selasa (16/8) siang di kediaman masing-masing dan mengamankan sejumlah sepeda motor hasil begal dan sejumlah komponen motor hasil curian.
    Dari penangkapan ini petugas mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor, sparepart motor, satu senjata tajam dan satu lembar kain penutup muka yang digunakan saat berasksi.
Dengan menamakan diri geng pelor, kawanan begal ini selalu beraksi dengan berkelompok mengelilingi kota Palembang untuk mencari mangsa. Dan terakhir mereka merampas sepeda motor Muhplis sewaktu melintas di kawasan kampus Universitas Sriwijaya, Bukit Besar.
Menurut pengakuan Rasyad selaku panglima geng pelor, mereka menjalankan aksi pada malam hari dengan bergerombol menyusuri jalan sekitar kawasan Bukit Besar dan sekitarnya.
“Kami memang bentuk tim geng pelor, kami begawe secaro besamo-samo, ado yang bawak ger motor, ado yang bawak ladeng, kami bebage tugas sewaktu beraksi,” ujar remaja putus sekolah ini.
Lain halnya pengakuan Mario Syahputra dan Farid Ahmad Akbar. Keduanya mengaku bertugas mengawasi jalanan sekitar saat temannya sedang beraksi.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kasubdit III Ditreskrimum AKBP Hans Rahmatullah menjelaskan, geng ini dalam menjalankan aksinya selain mengambil sepeda motor juga melukai korbannya. Saat beraksi mereka menggunakan cadar penutup muka agar tidak dikenali korbannya.
“Setelah dilakukan pemeriksaan mereka ini dulu satu kelompok dari satu geng, namun kelompok yang satu ini memisahkan diri dengan membentuk geng baru yang mereka namai geng pelor,” katanya.#osk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Melihat Aktivitas Kampung Tangguh Tangkal Covid-19 di Muba: Warga Kompak Saat Pandemi, Kelola Pangan Lokal

Sekayu, BP–Lahan seluas 1,5 hektar terhampar luas di Perumnas Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu. Tanaman pangan lokal diantaranya Jagung, Cabai, ...