Home / Headline / Dua Hektar Sawit Terbakar

Dua Hektar Sawit Terbakar

BP/NURUL HUDI TERBAKAR - Lahan kebun sawit milik masyarakat yang terbakar di Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Muaraenim. O Nurul Hudi

BP/NURUL HUDI
Lahan kebun sawit milik masyarakat yang terbakar di Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Muaraenim.

Muaraenim, BP

Musim kemarau yang mulai berlangsung sejak pertengahan Juli lalu, mulai menimbulkan kebakaran lahan. Kali ini lahan perkebunan kelapa sawit milik Muhammad Nizar (40), warga Dusun 1, Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Jumat (12/8) sekitar pukul 11.00 terbakar.

Luas lahan perkebunan kelapa sawit yang terbakar itu diperkirakan 2 hektar. Penyebab kebakaran lahan tersebut belum diketahui secara pasti. Namun awal mula api membakar lahan seluas sekitar 100 m3. Secara tiba-tiba api tersebut membesar, hingga membakar lahan seluas sekitar 500 m3 dalam waktu 15 menit.
Api  terus membesar akibat ditiup angin kencang. Meski api sudah sempat membesar, berkat bantuan masyarakat, api berhasil dipadamkan. Pemadaman api tersebut selain dilakukan masyarakat, juga dipadamkan menggunakan helikopter dari BNPB Sumsel, Manggala Agni, serta petugas Polsak dan Koramil Gelumbang.

Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan, SIK, MSI melalui Kapolsek Gelumbang AKP Robi Sugara, SH dan Kasubag Humasnya, AKP Arsyad, ketika dikonfirmasi, Minggu (14/8),membenarkan kejadian tersebut. “Total luas lahan yang terbakar diperkirakan 10 hektar termasuk di alamnya 2 hektar lahan perkebunan kelapa sawit milik warga. Sedangkan lahan yang terbakar lainnya kondisinya semak belukar,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Muara Belida, Koramil dan Pemadam Kebakaran, dan PT IAL guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Muara Belida. Pihaknya juga telah memintai keterangan pemilik lahan kebun kelapa sawit yang terbakar.
Dijelaskannya, lahan yang terbakar merupakan gambut dan semak belukar. Sehingba tidak menutup kemungkinan akibat kondisi cuaca yang panas api tersebut bisa hidup lagi. Untuk memadamkan api di lahan gambut sangat sulit. Lokasi lahan yang terbakar berbatasan dengan wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat dalam membuka lahan perkebunan agar tidak dengan membakar. # nur

 

x

Jangan Lewatkan

Stasiun LRT Bakal Gunakan ‘Vending Machine’

Palembang, BP–Untuk penumpang yang nantinya ingin naik transportasi kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Kota Palembang rencananya di setiap ...