Home / Bisnis / 18 Wajib Pajak Laporkan Harta Rp40 Miliar

18 Wajib Pajak Laporkan Harta Rp40 Miliar

pajakPalembang, BP

Sejak efektif per 18 Juli 2016, diberlakukan Undang Undang Tax Amnesty, sebanyak 18 Wajib Pajak (WP) telah melaporkan aset mencapai Rp40 miliar di sembilan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel dan Babel.

 

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Sumsel dan Babel M Ismiransyah M Zain mengatakan, uang tebusan yang akan diterima dari WP ini mencapai Rp800 juta. WP ini terdiri dari badan dan perorangan.

 

“Harta yang dilaporkan mencapai Rp40 miliar, sedangkan uang tebusan yang bakal diterima mencapai Rp800 juta,” kata Ismiransyah yang akrab disapa Riyan, kepada BeritaPagi, Rabu (3/8).

 

Riyan menjelaskan, jumlah ini mengalami peningkatan ketimbang pelaporan aset WP dua hari sebelumnya, yang baru mencapai Rp25 miliar. Jika sebelumnya hanya 12 WP yang mau melapor di tujuh KPP, saat ini sudah 18 WP di 9 KPP.

 

“Jadi ada empat KPP lagi yang belum melaporkan WP yang ikut amnesty pajak, untuk pencapaiannya kami optimis akan terus meningkat, sebab hingga saat ini sudah banyak WP mengaku bersedia mengikuti program amnesty pajak,” katanya.

 

Riyan mengakui, semua sektor akan dilakukan pendekatan dalam program ini. Saat ini sudah banyak yang datang berkonsultasi dan sudah banyak yang dalam tahap hitung nilai asetnya, hanya saja diharapkan tidak hanya antusias namun juga WP segera mengikuti program amnesty pajak.

 

Kendati tidak menargetkan berapa besaran dana dari tax amnesty ini. Namun pihaknya berharap dana yang masuk untuk income pajak ataupun repatriasi akan besar, sebab jika tidak segera ikut maka nanti denda yang akan dibayar lebih banyak lagi.

 

Untuk mendorong realisasi di Sumsel Babel, pihaknya pun telah bekerja sama

dengan pengusaha, Kamar Dagang dan Industri, Perbankan dan sejumlah pihak lainnya untuk menyosialisasikan amnesti pajak. Upaya ini terus dilakukan sehingga semua lapisan masyarakat mengetahui program ini.

 

Ditanya soal masih banyaknya WP yang belum mendeklarasikan hartanya, Riyan mengatakan, saat ini para WP masih dalam tahap penghitungan harta yang akan dilaporkan. Ia pun memprediksi puncak deklarasi ini akan terjadi pada September 2016 ini.

 

 

“Sekarang masih banyak WP yang berkonsultasi. Ada lebih dari 50 WP yang konsultasi ke kita terkait mekanisme amnesti pajak ini. Amnesty pajak ini payung hukumnya jelas, kerahasiaan dijaga, bahkan jika deklarasi harta WP bocor maka akan ada sanksi,” jelasnya.

 

Dia menjelaskan, para wajib pajak yang belum melaporkan asetnya bisa mengikuti program pemutihan tersebut hingga Maret 2017. Semakin cepat mendaftar, semakin murah uang tebusan yang harus dibayar.

 

“Semua WP baik perorangan atau badan bisa ikut, bahkan WP yang sekadar pemeriksaan, bookper dan penyidikan masih bisa ikut tax amnesty, inilah istimewanya. Hanya saja amnesty pajak ini tak bisa diikuti bagi WP yang telah P-21,” jelasnya.

 

Ia mengatakan, tarif tebusan bagi harta di dalam negeri yang dideklarasikan dan harta di luar negeri yang direpatriasi, sekaligus diinvestasikan di dalam negeri dalam jangka waktu paling singkat 3 tahun, adalah 2 persen untuk bulan pertama hingga bulan ketiga setelah diundangkan.

 

Deklarasi dalam negeri dan repatriasi luar negeri yang dilakukan pada bulan keempat hingga 31 Desember 2016 sebesar 3 persen. Sementara deklarasi dalam negeri dan repatriasi dana di luar negeri yang dilakukan pada 1 Januari 2017 hingga 31 Maret 2017 dikenakan tarif tebusan 5 persen.

 

Tarif tebusan atas deklarasi harta di luar negeri yang tidak dialihkan ke dalam negeri dikenai tarif 4 persen pada bulan pertama hingga bulan ketiga. Sedangkan di periode kedua, tarif yang berlaku sebesar 6 persen dan tarif 10 persen akan dikenakan pada 1 Januari 2017 hingga 31 Maret 2017.

 

Tarif tebusan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah lebih kecil. UMKM, dengan peredaran aset di atas Rp4,8 miliar, dikenakan tarif 0,5 persen untuk pelaporan aset kurang dari Rp10 miliar dan 2 persen untuk pelaporan aset lebih dari Rp10 miliar. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tiga Rumah Ludes, Satu Korban Terpanggang 

PALI, BP–Tiga rumah yang dihuni oleh tiga keluarga warga Talang Jawa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal ...