Home / Headline / Nunggak Rp6,4 Miliar, Pelanggan PLN Diultimatum

Nunggak Rp6,4 Miliar, Pelanggan PLN Diultimatum

A-duit-palsuMartapura, BP
Untuk seluruh pelanggan listrik di OKU Timur yang masih menunggak diharap segera melunasi tunggakan listriknya. Imbauan tersebut perlu diindahkan guna meningkatkan kinerja dan pelayanan PLN kepada masyarakat terutama para pelanggan tetap PLN.
“Hingga akhirJuli  2016 ini, terhitung tunggakan pelanggan listrik Martapura sudah mencapai Rp 6,4 miliar. Kita sudah memberikan cukup toleransi kepada pelanggan. Namun apabila masih tidak diindahkan imbauan ini maka pihak kita akan melakukan pemutusan secara total listrik di rumah pelanggan, terutama tunggakan di atas tiga bulan,” tegas Kepala PLN Rayon Martapura Reza Eka Putra melalui bagian pelayanan tunggakan, Syamsuri, saat dikonfirmasi, Selasa (26/7).
Tunggakan PLN saat ini, menurut Syamsuri, semakin membengkak, itu disebabkan  salah satu kendalanya kesadaran masyarakat untuk membayar listrik masih kurang. “Padahal waktu pembayaran sudah ditentukan dan harus tepat waktu. Selain itu, imbauan juga sering kita lakukan supaya pelanggan tertib membayar,” terangnya.
Imbauan itu di antaranya melalui iklan dan pemasangan baleho maupun spanduk. Namun masih saja konsumen banyak yang membandel. “Untuk itu, dalam waktu dekat kami akan melakukan tindakan tegas. Sebenarnya tunggakan pelanggan yang akan kita tagih rata-rata di atas 3 bulan sudah melebihi batas toleransi,” katanya.
Tindakan tegas, sambung dia, yakni pemutusan rampung (pencopotan Kwh meter) bagi pelanggan yang membandel. “Kalaupun mereka akan mengajukan pasang baru lagi, pelanggan harus melunasi tunggakannya dulu dan Kwh meternya akan kita ganti dengan Kwh pra bayar,” ujarnya.
Itu semua kita lakukan demi peningkatan pelayanan kepada para pelanggan. “Selain itu, kita terus menjalin kerja sama dengan pemkab OKU Timur melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) untuk membantu menagih tunggakan. Karena di dalam rekening tunggakan tersebut ada pajak penerangan jalan (PPJ),” terangnya.
PPJ tersebut langsung  masuk ke kas kabupaten. “Makanya konsumen pelanggan harus menyadari bahwa secara tak langsung mereka juga sudah ikut andil membantu program percepatan pembangunan di Kabupaten  OKU Timur ini,” terangnya. #yto

x

Jangan Lewatkan

UIN Raden Fatah Berduka

Palembang, BP Civitas akademika Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang berduka, salah satu dosen terbaiknya Drs. Kailani Mustafa, ...