Home / Palembang / Pemekaran Kota Palembang Hingga Kini Belum Terealisasi

Pemekaran Kota Palembang Hingga Kini Belum Terealisasi

Husni-Thamrin-21

H Husni Thamrin

Palembang, BP

Rencana pemekaran wilayah kota Palembang hingga kini belum terealisasi, hal ini menjadi keprihatinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
        Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel H Husni Thamrin menilai macetnya rencananya pemekaran kota Palembang lantaran negosiasi  dengan wilayah tetangga berbatasan dengan kota  Palembang yang hingga kini belum terealisasi.
        “Pastinya kerjasama dengan daerah lain harus saling menguntungkan , lazimnya tetangga mau mendukung jika dia juga akan mendapatkan keuntungan tinggal lagi pihak negosiatornya bisa meyakinkan kalau kerjasama tersebut menguntungkan kedua belah pihak dan harus di yakinkan dengan daerah tetangga,” kata pria dari dapil Kota Palembang ini.
        Sehingga ada win-win solution dalam pemekaran wilayah kota Palembang.
        “Apalagi pemekaran wilayah untuk kota Palembang sudah mendesak, tinggal lagi tidak bisa secara normatif melakukan pemekaran wilayah kota Palembang, karena wilayah tetangga bukan bawahan kota Palembang, apalagi pihak Provinsi tidak bisa melakukan tekanan atau intervensi dalam permasalahan ini, Palembang dan wilayah tetangga sepakat baru bisa  di fasilitasi oleh DPRD,” kata mantan Sekda Kota Palembang ini.
Sedangkan anggota DPRD Sumsel dari Fraksi PKS Syaiful Padli. Menilai wajar kalau Palembang ini dimekarkan.
Menurutnya jika Kota Palembang dibiarkan seperti sekarang ini, maka keseimbangan pembangunan kotanya akan berada dalam ketimpangan.
Agar jumlah penduduknya memenuhi syarat untuk dimekarkan, lanjut Syaiful, maka warga perbatasan Palembang-Banyuasin bisa mengajukan diri menjadi warga Palembang.
”Jika ini dilaksanakan, tentu limit jumlah penduduknya akan terpenuhi, jadi warga perbatasan ditarik menjadi warga Palembang,” ujarnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel M Yansuri. Menurutnya, Kota Palembang layak dimekarkan, sesuai letak geografisnya. Di mana wilayah Seberang Ulu menjadi Palembang Ulu, sementara di wilayah Ilir menjadi Palembang Ilir.
”Kota Palembang bisa jadi Kota Kembar yang terbelah Jembatan Ampera, itu saja dulu. Jadi Palembang Ilir dan Ulu,” tutup mantan Ketua DPRD Kota Palembang ini. #osk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pembayaran Tiket LRT Gunakan Uang Elektronik Dinilai Tidak Efisien

Palembang, BP — Pemberlakuan pembayaran tiket Light Rail Transit (LRT) menggunakan uang elektronik atau non tunai sejak 1 Desember lalu dinilai ...