Home / Bisnis / Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp452 Juta

Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp452 Juta

JASA RAHARJAPalembang, BP

Santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan lalulintas (lakalantas) dari H-7 sampai dengan H+7 Lebaran sebesar Rp452 juta. PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat kondisi ini mengalami penurunan.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sumsel Suhadi didampingi Kabag Operasional Jasa Raharja cabang Sumsel Yudi Sudarma mengatakan, jumlah tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun lalu yang mencapai Rp1,1 miliar.

“Terjadi penurunan dari sisi santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan lalulintas (lakalantas) selama periode arus Lebaran tahun ini hingga lebih dari 50 persen. Untuk H-7 sampai H lebaran, pembayaran santunannya sudah dilakukan secara serentak pada 11 Juli lalu,” kata dia, Selasa (12/7).

Baca:  DPRD Sumsel Tuding Pusat Terkesan Belum Siap Hadapi Peralihan Ke BPJS Kesehatan

Penurunan ini diperkirakan karena tingkat kesadaran keamanan berlalulintas sudah mulai mengalami peningkatan. Artinya, upaya yang telah dilakukan sejumlah pihak untuk mengurangi tingkat kecelakaan sangat berpengaruh jika dilihat dari data penyaluran santunan di Jasa Raharja Sumsel.

Pihaknya menyiapkan sejumlah posko siaga terpadu di sejumlah titik keramaian masyarakat, seperti di Terminal Alang-Alang Lebar, Karya Jaya, Damri, Pelabuhan Tanjung Api-Api dan Boom Baru, serta di Stasiun KA Kertapati. “Kami juga memberikan sejumlah layanan kesehatan gratis kepada pemudik yang meliputi pemeriksaan fisik maupun pemberian vitamin,” katanya.

Baca:  Dedi Kelimpungan Terbelit Utang BPJS

Sebelumnya, Jasa Raharja juga memberikan sejumlah bantuan kepada Polri guna memaksimalkan pelayanan mengatur arus lalulintas selama momen Lebaran. Adapun bantuan yang diberikan berupa baricade, senter polisi, jas hujan, tenda kerucut dan beberapa alat tes kadar alkohol.

“Tujuan kami tak lain untuk menekan angka lakalantas, ataupun menurunkan fatalitas korban,” katanya. Sebagai rasa peduli kami terhadap insan yang bertugas di lapangan mengatur lalu lintas pihaknya juga memberikan sejumlah bingkisan Lebaran kepada petugas di sejumlah posko siaga.

Pembayaran santunan kurun lima tahun terakhir dari yang dikucurkan lembaga BUMN di bawah Depatemen Keuangan RI dan binaan Menteri BUMN yang diberi tugas mengelola UU No 33 dan 34 tahun 1964 ini, selalu mengalami penurunan.

Baca:  Tarisi Tak Bisa Bayangkan Tanpa BPJS Kesehatan

Secara keseluruhan santunan korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum, pada periode tahun 2015 mencapai Rp33,9 miliar. Sementara pada 2014, totalnya Rp36,6 miliar. Kemudian, tahun 2013 total santunan yang diberikan mencapai Rp41,6 miliar, lalu di periode 2012 Rp50 miliar, dan tahun 2011 mencapai Rp53,4 miliar. “Santunan bagi korban kecelakaan masih didominasi dari kecelakaan berlalu lintas di jalan raya (darat). Sementara untuk laut masih minim,” katanya.#ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ita Dibunuh Orang Dekat

Palembang, BP–Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian dan menurut keterangan saksi-saksi, polisi menduga Iwan Effendi (56) alias Ita tewas ...