Home / Headline / THR Pensiunan PNS Raib Digasak Penelepon Gelap

THR Pensiunan PNS Raib Digasak Penelepon Gelap

IMG_20160628_141218

Alam, korban penipuan melapor ke SPKT Polresta Palembang, Selasa (28/6).

Palembang, BP

Bos Alam (51), warga Perumahan Ogan Permata Indah (OPI), Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (28/6).

Kedatangan korban yang merupakan seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini untuk mengadu kasus penipuan yang dialaminya melalui via telpon seluler (Ponsel) yang tak dikenalnya atau penelpon gelap pada Kamis (23/6) lalu.

Dihadapan petugas, penipuan berawal dari rasa penasarannya, saat ia mendapatkan telpon dari seorang pria yang mengatakan jika ia telah memenangkan hadiah uang sebesar Rp10 juta, hasil dari undian nomor Ponsel yang digunakannya.

Baca:  Penipuan Penerimaan PNS, Dihukum 2,5 Tahun

“Inilah akibat kepintaran dan sok tahu. Malah jadi korban penipuan. Jumlahnya memang tidak banyak Rp900 ribu, namun itu uang THR pensiunan dan juga saya melapor agar tidak ada lagi orang menjadi korban seperti saya,” ujar dia.

Alam menceritakan, setelah mendapatkan telpon tersebut, ia lalu diperintahkan oleh penelpon tersebut ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bank miliknya dan diperintahkan untuk menekan tombol-tombol tertentu.

“Saya disuruh ke ATM, sudah saya katakan kalau dia mau menipu ya, katanya tidak. Kalau mau uang hadiah itu ya lakukan yang dia suruh itu. Di ATM itu menggunakan bahasa indonesia, tapi saya tidak terlalu paham, jadi ikut saja,” katanya.

Baca:  Mahasiswa Ditipu Wanita Panggilan

Namun sialnya, masih dikatakan dirinya, setelah melakukankan apa yang diperintahkan pelaku, bukan hadiah uang tunai yang di dapatkannya, melainkan uang di dalam rekeningnya yang malah berkurang.

“Mungkin dia mau mentransfer uang saya dalam jumlah besar ya, tapi tidak bisa. Masalahnya dia sempat bertanya berapa saldo saya, jadi saya sebutkan, dan berkuranglah saldo saya,” ungkapnya.

Baca:  Tipu Muslihat Raffles Taklukkan Palembang (bagian terakhir)

Atas peristiwa tersebut, Alam pun sudah melapor ke bank di tempatnya menabung, agar tabungan miliknya tak dapat ditarik pelaku kembali.

“Saya khawatir saja, nanti kalau saya dapat uang pensiunan saya, malah hilang lagi. Tapi kata bank tidak, sudah aman katanya, tapi uang saya tidak bisa kembali. Kalau seperti itu tidak apa-apa, menjadi pelajaran saya. Mudah-mudahan tidak ada korban lagi,” harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengungkapkan, jika laporan korban sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh anggotanya.

“Kita proses dulu kasus ini,” singkatnya. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Danlanud SMH Pimpin Pantukirda Casis Tamtama Lanud SMH

Palembang, BP Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang kol Pnb Heri Sutrisno, S.IP, M.Si., memimpin langsung oleh Pantukirda Casis Tamtama serta ...