Home / Sumsel / Musirawas / Sejumlah Jembatan Dirampungkan di Mura

Sejumlah Jembatan Dirampungkan di Mura

Koran_Sindo_Nasional_2015-10-14_Daerah_Pj_Bupati_Sidak_Proyek_Jembatan_1Muarabeliti, BP

Pembangunan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Musirawas (Mura), hingga kini terus dilakukan, guna mempercepat upaya pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dalam melepaskan kategori daerah tertinggal yang masih melekat di daerah ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mura Aidil Rusman menjelaskan, untuk infrastruktur jembatan masih ada sekitar empat jembatan lagi yang menjadi prioritas pihaknya, untuk dapat secepatnya dirampungkan pengerjaannya tahun depan.

Baca:  Jembatan Timbang dan Terminal Banyak Terbengkalai

“Masih ada sekitar empat jembatan lagi, yakni Jembatan Prabumulih, Jembatan Muara Lakitan, Jembatan Sungai Naik serta Jembatan Suramayu. Sampai saat ini, pengerjaan yang sudah dirampungkan mencapai sekitar 80 dan 85 persen,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ke semua pengerjaan jembatan tersebut, telah nyaris menelan dana sekitar Rp20 miliar lebih dan akan dilanjutkan dalam proyek di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2017 sebagai proyek lanjutan.

Baca:  Pembangunan Jembatan Rantau Bayur Mandek

“Rencananya di tahun 2016 sudah tuntas, namun masih butuh sekitar Rp12 miliar lagi untuk merampungkannya,” kata dia.

Ia menyampaikan, untuk saat ini pihaknya belum menerima laporan lagi terkait kerusakan jalan atau infrastruktur jembatan yang dinilai memprihatinkan. Namun, pihaknya mengaku akan tetap merencanakan pembangunan jembatan dan jalan sebagai pembukaan akses jalan baru.

“Kita pastikan akan tetap membangun jembatan baru kedepannya, sebab salah satu program yang gencar dilakukan saat ini untuk membuka akses transportasi baru sebagai upaya peningkatan ekonomi, bahkan tak hanya di bidang ekonomi, hal itu juga akan berdampak luas terhadap seluruh lini kemajuan pembangunan,” ungkapnya. #wan
x

Jangan Lewatkan

13 Kades Kabur Tak Ikut Tes Urine

Muarabeliti, BP Sedikitnya ada 21 dari 72  kepala desa (kades) yang  memilih tidak mengikuti tes urine yang dilakukan Badan Narkotika ...