Home / Pemerintahan / 500 Pasukan Siaga Lakacana Saat Mudik

500 Pasukan Siaga Lakacana Saat Mudik

BP/MARDIANSYAH ANGKUTAN LEBARAN-Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Nasrun Umar secara simbolis menempel stiket Angkutan Lebaran 2016 dikaca depan Bus Angkutan Mudik usai uapacara gelar pasukan arus mudik lebaran di Terminal Alang Alang Lebar KM12 Palembang, Kamis (23/6)

BP/MARDIANSYAH
Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Nasrun Umar menempel stiket Angkutan Lebaran 2016.

Palembang, BP
Sedikitnya 500 personel gabungan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Satuan Lalu Lintas Polda Sumsel, Syahbandar, PT Angkasa Pura, dan Kantor SAR Palembang, disiagakan dalam mengantisipasi kecelakaan dan bencana (lakacana) di jalur mudik Lebaran 2016 ini.

Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki memimpin langsung Apel Siaga dan Gelar Pasukan Pelayanan Angkutan Lebaran Tahun 2016 di Lapangan Terminal Alang-alang Lebar, KM 12, Palembang, Kamis (23/6).

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Sumsel Nasrun Umar menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dan menyampaikan untuk memaksimalkan penanganan kesiapan angkutan lebaran. Jika ada kendaraan yang mengalami kerusakan, pihak Dishub sudah menyiapkan mobil derek.

Nasrun menambahkan, saat mudik lebaran ada dua karakteristik hambatan yang bakal ditemui di jalan raya yakni hambatan rawan kecelakaan dan rawan bencana. Untuk kawasan rawan kecelakaan sudah dipetakan dan dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk siagakan puskesmas-puskesmas pada angkutan lebaran agar bersiaga 24 jam.

“Karena kita tidak tahu kapan musibah itu bisa terjadi. Nah, daerah rawan kecelakaan diantaranya tikungan Muaraenim, Tanjungenim, Baturaja, Lintas Timur antara Muba menuju Mura, serta Babatoman,” ujarnya.

Pihaknya pun memantau berbagai hambatan lain seperti rawan bencana longsor, putus jembatan dan lainnya. Dishub pun berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga agar menyediakan alat berat pada titik yang sudah dipetakan di beberapa tempat rawan longsor. Seperti di Mura, Lahat dan Muaraenim.

“Angkutan lebaran ini kerja rutin kita. Jadi secara sistematis dilakukan berdasarkan tahun anggaran berjalan dan dari dana APBN sudah kita kerjakan, dan melakukan atensi pada titik-titik yang kita anggap rawan tadi,”imbuhnya.

Terkait kepadatan tahun ini dimulai H-12. Dari evaluasi penurunan angkutan darat 2,7 persen akibat signifikansi perbedaan harga tiket pesawat dan angkutan darat tidak jauh. Angkutan udara memang mengalami kenaikan 7,6 persen.

“Kami berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura  bahwa peningkatan 7,6 persen ini belum mengakibatkan lonjakan penumpang. Terlihat juga dari belum adanya penambahan penerbangan sejumlah maskapai yang melayani beberapa rute ke luar Palembang,”tambahnya.

Nasrun menjelaskan, untuk angkutan kereta api terjadi peningkatan 4,6 persen. PT KAI sudah memberikan layanan yang cukup baik seperti mudahnya akses pembelian tiket baik online maupun di berbagai supermarket.

“Ini mekanisme pasar dan para pemudik akan memilih angkutan mana yang menurut mereka lebih efektif dan nyaman serta selamat sampai tujuan. Nah untuk puncak arus mudik pada H-3 dan H-2 sampai H+3 sebagai puncak arus balik,”kata Nasrun.

Sementara itu, Wadirlantas Polda Sumsel AKBP Dwi Sulistyawan Mengatakan, tanggal 30 Juni mendatang pihaknya pun akan gelar pasukan dan akan lakukan operasi rahmadaniah.

“Kita juga melihat kesiapan kita jalan perbatasan dari lampung ke Jambi, mendirikan pos pengamanan gangguan kriminalitas dan kecelakaan. Kami pun mendirikan pos pelayanan di pasar-pasar dan objek wisata,” katanya.

Dia mengatakan, untuk daerah rawan kecelakaan dan kemacetan pihaknya pun sudah berkordinasi dengan berbagai pihak. Dia mengaku, dari stakeholder terkait menjanjikan H-7 jalan sumsel perbatasan Lampung-Jambi siap dilalui.

“Kita juga antisipasi rawan kriminal, kita turunkan petugas lantas, brimob reserse dan ada pula instansi terkait seperti pihak kesehatan, pramuka dll. Kita harap tak ada rawan kriminlitas. Kami pun menurunkan personil 1000 orang lantas,” tambahnya

Sementara itu Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki mengatakan, kesiapan masing-masing satuan dilakukan dalam apel siaga tersebut. Di saat masyarakat merayakan lebaran, para petugas rela menjalankan tugas guna memberikan pelayanan dan kenyamanan agar masyarakat nyaman saat lebaran.

Dirinya mengatakan, pemerintah sudah memberikan informasi berupa surat ke bupati dan walikota agar ikut memaksimalkan memberi imbauan kepada dinas terkait ikut bekerja secara maksimal terkait layanan mudik. Petugas Dishub untuk tidak segan-segan menindak bus angkutan lebaran yang tidak laik, untuk tidak beroperasi.

“Semua harus lengkap, ban tidak boleh gundul, lalu handremnya juga berfungsi dengan baik. Pokoknya semua harus lengkap demi kenyamanan bagi pengguna. Pengusaha PO juga harus menyiapkan armada yang laik jalan serta pengemudi yang sehat,” ujarnya.

Dirina berharap, semua personil yang bertugas lewat satuan dapat menjalankan tugas melayani masyarakat selama proses angkutan mudik berlangsung. “Kita berharap semua pihak memaksimalkan layanan kepada masyarakat yang akan mudik dan melintas di wilayah Sumsel. Informasi juga harus jalan terutama info masalah lalulintas dan angkutan,” tuturnya.
#idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pamungkas! Aksi Nyata Perindo untuk Rakyat Kecil Borong 3 Rekor Dunia MURI, Hary Tanoesoedibjo: Terima Kasih Indonesia

Jakarta, BP–Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) menyebutkan Partai Perindo menyebutkan partai pertama yang menerima piagam atas program-program nyata yang menyentuh langsung ...