Home / Headline / Kodim Sebar Timsus Buru Pembakar Lahan

Kodim Sebar Timsus Buru Pembakar Lahan

abc_wn_roy_131215_mi_wgLubuklinggau, BP
Tim pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) wilayah Lubuklinggau, Mura, dan Muratara mencatat masih ada beberapa daerah yang memiliki lahan gambut. Daerah tersebut dianggap masuk dalam titik kerawanan terjadinya karhutla.

Itu diungkapkan Dandim 0406 Mura, Lubuklinggau, dan Muratara, Letkol Inf M Thohir. Ia, Selasa (21/6), menginisiasi rapat koordinasi, membicarakan upaya-upaya menghadapi Karhutla. Hadir diantaranya Dinas Kehutanan (Dishut) Lubuklinggau, Mura dan Muratara. Lalu dari stakeholder dan pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

“Muratara masih memiliki lahan gambut seperti Karang Jaya, Rupit dan Nibung. Di Mura yakni Megang Sakti masih ada lahan gambut. Sedangkan Lubuklinggau tidak terlalu terlalu mengkhawatirkan, tapi tetap kita siagakan,” katanya.

Baca:  Tangkap dan Proses Hukum Pembakar Lahan

Menurutnya, rakor tersebut dalam rangka untuk menyatukan visi dan misi menyusun rencana kedepan. Sebab tahun lalu, akibat karhutla sempat membuat repot. Dan sekarang sudah jelang musim kemarau, pihaknya menginisiasi, berkumpul dengan dinas terkait.

“Nanti, sudah kita laksanakan sosialisasi, kegiatan pencegahan sudah yakni dilakukan dengan patroli, sudah disiapkan. Tapi masih juga dibakar, kita siapkan tim khusus pemburu dan tim penembak pembakar lahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, dampak dari karhutla seperti sebelum-sebelumnya membuat aktivitas pelayanan publik terhambat, produktivitas masyarakat terganggu. Dengan langkah pencegahan seluruhnya, serta kepedulian untuk tidak membakar hutan atau lahan, hal itu melangggar aturan undang-undang (UU). Sebab aturannya jelas, termasuk ancaman sangsi.

Baca:  Operasi Hujan Buatan Dimulai

“Imbauan kepada pembakar-pembakar yang tidak bertanggung jawab, untuk segera berhenti,” jelasnya.

Tim karhutla sendiri nantinya dibagi dalam satuan tugas (Satgas). Salah satunya, ada satgas penegakan hukum terdiri dari pihak kepolisian dan kejaksaan.

Selain itu, tim pencegahan karhutla menyiapkan peralatan atau kelengkapan untuk menghadapi musim kemarau. Diharapkan setiap kabupaten/kota, dinas terkait dalam rangka menyamanakan visi dan menyusun strategi kedepan. Perusahaan harus membuat semacam parit atau kanal, membuat sumur, pompa. Sehingga persediaan air terpenuhi. Karena pada saat pemadaman, terkendala tdk tersedianya air.

Baca:  Tiga Hari, 170 Hektar Lahan Terbakar di Sumsel

“Kita (kodim) sudah menyiapkan formulasi berupa zat kimia kerjasama korem denga lembaga riset menciptakan zat kimia bios 44. Ini sudah dicoba beberapa lahan,” ujarnya.

Thohir mengungkapkan, sistem kerjanya menutup jaringan atau ronggga-rongga di lahan gambut. Yang mana formulasi tersebut bisa berkembang sendiri dengan ditebar bios. Dan bisa menutup rongga dilahan gambut. Ini sudah ditembakan diwilayah OKI dan Muba.‎ #kur
x

Jangan Lewatkan

Kena Hipnotis, Thomas Sadar Setelah Motor Hilang

Palembang, BP–“Aku merasa orang itu teman aku,” ujar Thomas Rahman Hakim (16) saat menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada polisi. Ia ...