Home / Sumsel / Ogan Komering Ulu / 15 Desa di OKU Belum Terima Dana Desa

15 Desa di OKU Belum Terima Dana Desa

33Dana (1)Baturaja, BP

Sebanyak 15 desa yang ada di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) hingga saat ini belum menerima Dana Desa (DD). Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) OKU Wibisono melalui Kabid Pemdes M Kholik saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan Kholik, jika dikalkulasikan, memang sudah sekitar 90 persen dana desa tersebut sudah dicairkan. Namun hingga saat ini masih tersisa 15 desa yang belum bisa dicairkan karena terkendala belum selesainya laporan APBDes 2015.

Baca:  Sumsel Dapat Jatah Dana Desa Rp775 M

“Kendalanya APBDes laporan realisasi tahun 2015. Belum terpenuhi  oleh desa-desa tersebut, di antaranya desa Laya, Singapura, desa Tebing Kampung, dan desa-desa lainnya yang ada di Bumi Sebimbing Sekundang,” ungkap Kholik.

Menurutnya, untuk syarat pencairan DD tahun ini, setiap kades harus memenuhi kewajibannya masing-masing. Di antaranya, menyampaikan rencana kerja pemerintahah (RKP) desa tahun 2016, anggaran pembangunan desa (APBDes), RPJMDes.

“Untuk syarat tersebut harus dipenuhi kades. Bila tidak lengkap maka kita minta untuk dilengkapi agar dapat dicairkan,” ucapnya.

Baca:  2018, Dana Desa Akan Naik Lagi

Disinggung mengenai, untuk desa yang belum melakukan pengajuan untuk pencairan terutama melengkapi SP2D sendiri, pihaknya menargetkan akhir Juni ini semua desa sudah menerima DD. Sehingga, dengan begitu maka laporannya dapat segera dikumpulkan.

“Untuk pencairan DD tahap kedua maka setiap desa harus memberikan laporan penggunaan ditahap pertama. Minimal, dari dana yang diterima 75 persen realisasinya dilaporkan,” ungkapnya.

Baca:  Sumsel Dapat Alokasi Rp825 M

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya menargetkan awal Agustus mendatang semua desa telah menyampaikan laporan realisasi penggunaan di tahap pertama.

Sebab, sesuai jadwal pada bulan tersebut sudah harus dilaporkan kepada Kementerian Keuangan (Menkeu).

“Target kita Agustus harus sudah kita laporkan kepada Kemenkeu untuk pencairan di tahap kedua. Sebab, bila laporan tersebut tidak masuk maka akan ada pemotongan dana alokasi umum (DAU) dari pusat,” terangnya.#rad

x

Jangan Lewatkan

Kesulitan Air Bersih, Napi Menjerit

Baturaja, BP Penghuni Rumah Tahanan Sarang Elang, Kelas II B Baturaja, mengeluhkan kurangnya pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. ...