Home / Headline / Berlatih Keras Demi Apartemen Mewah

Berlatih Keras Demi Apartemen Mewah

1506.01.Kaki.Fer

Karateka Sumsel Wulanda Agustina dan Wiranda menjalani pemusatan latihan edisi Ramadhan di Sport Science Center Jakabaring Sport City Palembang, Selasa (14/6).

Meraih medali emas di ajang PON 2016 menjadi impian setiap atlet Sumsel. Apalagi, ada iming-iming satu apartemen mewah.

AROMA kompetisi Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016 mulai terasa. Ratusan wakil Sumsel kini memanaskan mesin di masing-masing cabang olahraga meskipun dalam nuansa bulan Ramadhan. Meski begitu, aktivitas ibadah tetap dilakukan seperti puasa, shalat tarawih dan shalat lima waktu.

Semangat pemuda-pemudi harapan Sumsel tersebut terus menyala-nyala untuk melahap materi latihan yang terpusat di Kompleks Internasional Jakabaring Sport City (JSC), walaupun badan lemas dan haus.

Cabang olahraga karate misalnya. Pantauan BeritaPagi, para atlet karate Sumsel tetap penuh semangat berlatih. Padahal, stamina mereka banyak tersedot. Seperti ungkapan, ‘Lebih baik bersimbah keringat saat latihan daripada bersimbah darah saat bertarung’.

Baca:  Pebulutangkis Sumsel Andalkan Ganda Putra

“Latihan tetap rutin, memang kita pangkas latihan pagi tapi kualitas tetap sama karena sore kita maksimalkan,” ujar pelatih Karate Sumsel, Pipit Valencia saat dibincangi BeritaPagi di sela-sela latihan, Selasa (14/6).

Valencia tak ingin memanjakan atlet besutannya dengan bermalas-malasan meskipun dalam kondisi puasa. Oleh karena itu, latihan sore tetap dimaksimalkan dengan baik karena cukup pemangkasan latihan pagi.

Pasalnya, mimpi manis mendulang medali emas bukan seperti membalikkan telapak tangan. Butuh perjuangan dengan kondisi waktu yang semakin mepet. Oleh karena itu, dirinya tetap menginginkan anak didiknya mengatur pola makan untuk kebugaran. Jangan sampai, saat PON berlangsung, atlet terlihat kurang nutrisi.

“Tantangan kita berat. Ada Sumatera Barat dan Pulau Jawa. Makanya latihan kebugaran tetap dijaga karena bulan puasa pola makan berkurang untuk pagi hari,” jelasnya.

Baca:  Akhmad Najib: NPCI Sumsel Terbatas Anggaran Tapi Prestasinya Bagus

Senada dikatakan oleh Wiranda Hidayat dan Wulan Agustina L, dua pendekar yang menjadi tumpuan karateka Sumsel dalam mengembalikan kejayaan medali emas di PON tahun ini. Mereka berharap bisa menjalani try out di Malaysia.

Meskipun demikian, harapan keduanya tetap menjadi tumpuan bagi Pengurus Provinsi Federasi Karate Do Indonesia (FORKI) Sumsel dan KONI Sumsel sebagai induk semua cabang olahraga. Pada momen Ramadhan pun tetap seimbang antara latihan dan mengisi ibadah di sela-sela waktu latihan. Tak ketinggalan nutrisi dan pola makan sebagai penunjang kebugaran tubuh.

“Puasa jangan jadi alasan, latihan tetap semangat kok. Tinggal malamnya minum vitamin kemudian saat makan sahur minum susu dan menu yang disediakan di Pelatda bagus buat nutrisi kita para atlet,” ujar Wiranda spesialis kelas 75kg putra kumite.

Baca:  PON 2016 Menjadi Perang Saudara Bagi Takraw

Sementara itu, Ketua Harian FORKI Sumsel Husni Yusuf menyatakan dirinya berharap dua andalan Sumsel pada PON XIX Jawa Barat September mendatang bisa mendulang medali. Pasalnya, rekam jejaknya juga cukup bagus. Sebut saja Porprov Lubuklinggau kemudian beberapa single event karate nasional. Hanya saja perlu lagi digembleng lagi untuk menjalani try out.

“PON Riau 2012 kita hanya dapat perunggu lewat Ira Maya Sofa. Kita berharap Wira dan Wulan bisa naik podium di PON Jawa Barat,” harap Husni.

Ira Maya Sofa sendiri sambung Husni tak bisa turun di PON musim ini karena alasan usia. Sebagaimana atention yang diberikan pelatih. Husni juga berpesan kepada kedua atlet tetap menjaga kebugaran dan pola makan, karena fisik menjadi salah satu modal besar saat tanding didukung dengan strategi dan pembinaan latihan.

“Apalagi kan janji KONI, satu apartemen satu emas. Reward ini mudah-mudahan bisa menggugah semangat anak-anak,” pungkasnya.#sugiarto

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Indahnya Rajutan Kebhinekaan Dalam Karnaval Budaya di OKI

Kayuagung, BP—Ribuan warga Kota Kayuagung tumpah ruah kejalan- jalan utama guna menyaksikan karnaval budaya yang digelar pemerintah Kabupaten OKI Karnaval ...