Home / Headline / Wawako Baru Langsung Syukuran di Rumah Romi

Wawako Baru Langsung Syukuran di Rumah Romi

BP/ARRACHIM PEMILIHAN WAWAKO KOTA PALEMBANG-Rapat Paripurna pemilihan Wakil Wlikota Palembang yang berlangsung druang rapat Paripurna DPR Kota Palembang, Jumat (3/6)

BP/ARRACHIM
Finda disalami Walikota Harnojoyo usai memangkan pemilihan Wakil Wlikota Palembang yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPR Kota Palembang, Jumat (3/6).

Palembang, BP
Fitrianti Agustinda menang mutlak dalam pemilihan wakil walikota Palembang sisa masa jabatan 2013-2018. Ia langsung menggelar syukuran di rumah Romi Herton.

 

Tak sulit bagi Fitrianti Agustinda merebut kursi nomor dua di Pemerintahan Kota Palembang. Dalam pemilihan wawako di DPRD, Jumat (3/6), ia berhasil mengumpulkan 37 suara, dan hanya menyisakan empat suara untuk KH Suhaely Ibrahim, lawannya yang semata wayang.

 

Finda –sapaan Fitrianti Agustinda— mengaku bersyukur atas terpilihnya dia jadi wakil walikota Palembang, mendampingi Harnojoyo. Menurutnya, pencalonannya tersebut berdasarkan inisiatif sendiri.

“Ini adalah inisiatif saya sendiri dan tidak ada pesan khusus dari Pak Romi (Herton). Namun apa pun yang dilakukan terbaik untuk Palembang. Mimpi Pak Romi ingin sekali melihat Palembang kota yang maju dan terkenal, tidak kalah dengan kota lain,” kata adik kandung mantan Walikota Palembang Romi Herton ini.

Dikatakannya, ia akan mulai menjalankan tugas setelah dilakukan pelantikan. Tugas utama yang diemban adalah melanjutkan visi dan misi Palembang Emas 2018.

“Agenda besar membantu Pak Harno mewujudkan visi misi yang selama ini dijalankan. Kita belum tahu kapan pelantikannya. Nanti setelah dilantik, saya akan koordinasi dengan dinas terkait,” jelasnya.

Meskipun saat sidang paripurna pemilihan Wawako tak satu pun anggota Fraksi PDI Perjuangan yang hadir, namun ia memastikan akan sowan ke PDIP, termasuk Yudha Renaldhi yang sebelumnya digadang-gadang akan menjadi lawannya di pemilihan tersebut.

“Saya tidak mau lagi membahas yang ke belakang. Satu langkah lagi menunggu pelantikan dan kemudian bekerja. Karena  pengurus partai sampai sekarang mereka saudara dan teman saya. Mereka tidak hadir mungkin ada halangan. Saya tidak mau memanjangkan polemik ini. Semua pihak harus diajak untuk sama-sama duduk dan kalau bisa seluruhnya diajak dan dirangkul untuk memajukan Palembang,” terang kader PDIP ini.

Setelah selesai pemilihan tersebut hingga siang harinya, Fitrianti mengaku belum memberikan kabar ke Romi Herton. Malam ini (kemarin – red), pihaknya menggelar pengajian di rumah Romi. “Belum kasih kabar ke kakak, tapi kemungkinan keluarga di sana sudah memberi kabar,” katanya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, setelah terpilihnya Fitrianti ini, pihaknya akan bersama-sama melanjutkan pembangunan Palembang. “Syukur semuanya lancar. Kita akan melanjutkan visi misi dan program kerja yang sudah disusun bersama Romi Herton sebelumnya,” katanya.

Fitrianti Agustinda dan Suhaely Ibrahim sebelumnya ditetapkan sebagai cawawako dan dilakukan pemilihan dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan 1 Tahun Kerja 2016, di DPRD Kota Palembang, kemarin.

Dalam pemilihan tersebut, hanya dihadiri oleh 41 anggota dewan dari 49 anggota yang ada. Proses pemilihan sama saja dengan pemilihan pada umumnya. Pada surat suara terdapat nomor, nama, dan foto Cawawako. Surat suara dianggap sah jika pemilih yang merupakan anggota dewan mencontreng pada nama, nomor, atau foto menggunakan alat tulis yang telah disiapkan.

Pemilih dilarang membawa alat tulis lain serta kamera handphone ke dalam bilik suara. Kelima saksi dalam proses pemilihan, yakni PDI Perjuangan H Edi Saad, Partai Demokrat Fery Anugrah, PKS Adi Apriansyah, PPP Syahril Eddy, serta PAN Kiagus Ishak Yasin.

Wakil Ketua DPRD Kota Palembang M Adiansyah mengatakan, proses pemilihan berlangsung transparan. “Dipastikan tidak ada transaksi apa pun dan money politic, semuanya transparan. Sudah melalui tata tertib dan disetujui melalui forum rapat,” katanya.

Menurutnya, ketidakhadiran seluruh anggota Fraksi PDIP mungkin lantaran sikap yang dipilih. Sebelumnya, PDIP mengajukan kadernya, Yudha Renaldhi, namun nama tersebut tidak dipilih oleh Walikota Palembang sebagai calon wakilnya.

“Mungkin itu strategi dan sikap dari Fraksi PDI Perjuangan untuk tidak hadir. Itu hak politik mereka. Semua punya hak masing-masing dalam menentukan sikap, kita tidak dapat memaksakan,” ujarnya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Tukar Informasi Terkait Lampung Bantu Koperasi Dan UMKM Era New Normal

Palembang, BP Upaya Percepatan Perbaikan Ekonomi Pelaku Koperasi dan UMKM terdampak Pendemi Covid-19, Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ...