Home / Headline / Sejuta Fatihah dan Shalawat Cegah Karhutla

Sejuta Fatihah dan Shalawat Cegah Karhutla

Sejuta Al Fatihah dan Salawat Cegah Karhutla (1)Palembang, BP
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bermunajat, mengiringi aksi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh para petugas lapangan.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menuturkan, seluruh pesantren akan mengumandangkan sejuta Alfatihah dan shalawat untuk pencegahan karhutla. Aksi tanpa doa atau doa tanpa aksi, tutur Alex, merupakan perbuatan yang sia-sia. Keduanya harus dilakukan beriringan demi mencapai tujuan.

“Kita bertekad tidak ada kebakaran lagi tahun ini. Tadi pagi (kemarin-red) sudah dilakukan penandatanganan kerja sama pemerintah bersama sembilan NGO untuk mencegah karhutla,” tuturnya saat pelaksanaan Sejuta Alfatihah dan Shalawat untuk pencegahan karhutla sekaligus Haul ke-13 Deni Akendra Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Kamis (26/5).

Pembacaan surat Alfatihah dan shalawat tersebut akan dilakukan 10 kali per hari oleh puluhan pesantren yang ada di Sumsel, yang secara terus menerus dikumandangkan hingga tiga tahun mendatang.

Sebelumnya juga telah dideklarasikan 108 Desa Peduli Api, fasilitas pemadam disiapkan, dan patroli darat dan udara. Tahun lalu, segala daya dan upaya dilakukan Pemprov Sumsel. Sebanyak 19 pesawat dari empat negara melakukan waterboombing di Sumsel. Puluhan ribu pasukan, ribuan masyarakat semua berjibaku memadamkan api yang membakar karhutla.

Baca:  Gubernur Perintahkan Perkebunan Dirikan Posko Karhutla

Tapi Alex mengungkapkan, itu semua belum maksimal. “Kita isi di sela itu dengan doa sejuta Alfatihah dan shalawat. Semoga Allah menurunkan rahmatnya, karena Allah akan mengabulkan doa orang berusaha,” tambahnya.

Selama 13 tahun selepas kepergian anak keduanya, Deni Akendra, sudah banyak yang tercapai dan dilakukan demi pembangunan di Sumsel ini. Sebagaimana orang tua yang akan selalu bangga terhadap pencapaian anaknya, anak pun harus merasa bangga terhadap orang tuanya.

“Itu adalah hikmah kehidupan. Setiap tahunnya, saya selalu diingatkan oleh Ustad Hendra, sahabat sejak kecil Aken, kalau tanggal 26 Mei akan ada haul. Itu bukan berarti saya lupa, tapi itu bentuk kepedulian yang sangat dalam bagi Aken. Saya selalu merasa berterima kasih kepada Ustad Hendra Zainuddin dan Pesantren Aulia Cendikianya,” tutur Alex.

Dirinya pun mengingatkan kepada seluruh orangtua, harus menjadi teladan dan terus berbuat baik selama di dunia untuk anaknya. Sebab hidup di dunia ini, ujar Alex, penuh dengan kepalsuan dan merupakan panggung besar sandiwara.

Dirinya pun bercerita, bila sedang bepergian menggunakan pesawat ke luar kota, dirinya meminta tempat selalu di sebelah jendela. Setiap pesawat akan lepas landas, bola matanya selalu mencari-cari tempat pemakaman umum (TPU) Kebun Bunga, tempat dimakamkannya Aken.

Baca:  Perlu Sanksi Berat Pembakar Hutan Untuk Efek Jera

“Dunia ini ujian bagi kita, tidak berdasarkan jabatan atau kekayaan, semua akan mendapat ujian berdasarkan tingkat keimanannya. Semakin tebal keimanan dan tinggi posisinya, semakin berat juga ujiannya. Andaikan Aken masih hidup, apakah dia akan benar-benar bangga kepada orangtuanya?” tanya Alex retoris dengan nada bergetar sambil meneteskan air mata.

Dalam kesempatan ini pun PT Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas menyalurkan wakaf 100.000 mushaf Alquran berkertas kualitas tinggi untuk pondok pesantren di Sumsel. Sejak tahun 2008-2015, PT APP Sinar Mas telah mendonasikan mushaf Alquran sejumlah 400.000 beserta cara baca Alquran bagi anak-anak dan Alquran Braile bagi tunanetra ke berbagai daerah melalui mitra maupun internal grup Sinar Mas.

Penyaluran donasi Alquran ini, salah satunya bersama Pemprov Sumsel kepada pondok pesantren Aulia Cendekia, di mana pemberian simbolis di berikan kepada pimpinan pondok pesantren Ustad Hendra Zainuddin di Griya Agung. APP Sinar Mas mendonasikan sedikitnya 1.000 Alquran dan 500 cara baca Quran untuk kemudian didistribusikan ke pihak Pondok Pesantren.

Baca:  Karhutla 2016 Diprediksi Takkan Sebesar di 2015

Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata mengatakan, program rutin ini dilakukan dalam upaya pemenuhan kebutuhan Alquran di Tanah Air sekaligus menyentuh aspek spiritual bagi penerima manfaat wakaf Quran ini. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap dan di sepanjang tahun, namun khusus di bulan Ramadhan intensitasnya bertambah.

“Kertas Alquran yang diwakafkan ini diproduksi oleh APP Sinar Mas melalui unit industrinya, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang. Melalui proses produksi yang memenuhi kaedah kehalalan yang telah disertifikasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI),” ujarnya.

Kertas Alquran yang sebagian besar diekspor ke negara Timur Tengah ini diklaim dapat bertahan hingga 100 tahun dalam pemakaian normal, bentuknya yang tipis namun tidak menjadi berbayang dan tinta yang ditorehkan ke kertas ini pun tidak bocor.

Di tempat dan hari yang sama sebelumnya, APP Sinar Mas bersama Yayasan Belantara dan Pemerintah Provinsi Sumsel menandatangani kesepakatan dalam hal Pengembangan Lansekap Berkelanjutan Untuk Mendukung Pertumbuhan Hijau di Provinsi Sumatera. Oidz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sumsel Raih WTP Kelima

Palembang, BP Sumsel kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumsel atas ...