Home / Headline / Banyak Jalan dan Gedung di OKUS Dibangun Tanpa Dirawat

Banyak Jalan dan Gedung di OKUS Dibangun Tanpa Dirawat

Gedung-Puskesmas-Rusak-Berat-Pasien-Dilayani-di-Garasi-AmbulansMuaradua, BP
Pembangunan infrastruktur jalan maupun gedung pemerintahan di Ogan Komering Ulu Selatan tahun 2014-2015 dinilai mubazir. Banyak jalan dan gedung cuma dibangun tanpa dirawat, Demikian diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten OKUS Nazarudin, SH. Selasa (24/5).

Menurut Nazar, berdasarkan penemuan mereka di lapangan pembangunan tahun 2014-2015 banyak dikerjakan asal-asalan. Sehingga bangunan yang baru berusia seumur jagung pun rusak dan tidak bisa dimanfaatkan lagi.

Baca:  2 Plat Deker di Talang Belidang Amblas ke Tanah

“Banyak kita temukan di lapangan, belum satu tahun masyarakat menikmatinya sudah tidak bisa digunakan lagi,” ujarnya.

Politisinya dari Partai Persatuan Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mencontohkan salah bangunan yang rusak dan tidak difungsikan adalah kantor tempat ia bekerja.

“Contoh kecil saja gedung DPR ini, banyak ruangan yang tidak difungsikan karena rusak, belum yang lainnya, banyak sekali, ” terang dia.

Baca:  Festival Saka Selabung, Festival Band Pertama di Tengah Sungai

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten OKUS ke depannya harus lebih selektif dalam pengawasan proyek pembangunan baik itu dana yang bersumber dari APBD kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Kita minta dinas terkait harus meninjau secara langsung, supaya kedepannya tidak ada lagi, pemborong-pemborong nakal yang seenak perutnya memainkan spek yang sudah ditetapkan,” harap dia.

Baca:  Tingkatkan SDM, Bangun Sekolah Hingga Pedesaan

Sementara itu Bupati OKUS menyadari bahwa pembangunan di Kabupaten OKUS masih banyak yang perlu dibenahi. Oleh karena itu ia meminta dukungan dari segenap DPRD OKUS dalam pengawasan pembangunan yang akan datang.

“Ini merupakan perhatikan kita semua, sehingga pembangunan kita meningkat dan kesejahteraan rakyat menjadi membaik,” pungkasnya.#bob

x

Jangan Lewatkan

Kena Hipnotis, Thomas Sadar Setelah Motor Hilang

Palembang, BP–“Aku merasa orang itu teman aku,” ujar Thomas Rahman Hakim (16) saat menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada polisi. Ia ...