Home / Headline / Ajang Pertempuran Trio Brasil 2 Kesebelasan

Ajang Pertempuran Trio Brasil 2 Kesebelasan

image description

05 21 -- BSU VS Sriwijaya FCPalembang, BP

Duel Bhayangkara Surabaya United (BSU) kontra Sriwijaya FC pada lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/5) sore nanti, akan jadi ajang pertempuran trio Brasil yang jadi andalan masing-masing tim.

Tim tuan rumah akan mengandalkan tiga legiun asingnya asal Negeri Samba, Tiago Fortuoso, Paulo Helber, dan Oktavio Dutra. Sedangkan SFC mengusung Alberto Goncalves, Hilton Moreira, serta sang defender anyar, Mauricio Leal.

Tiago yang berposisi sebagai striker, bakal beradu ketajaman dengan beto di skuad SFC. Paulo di kubu tuan rumah, beradu kreativitas membangun serangan dengan Hilton Moreira.

Sementara di posisi senterbek, Dultra akan jadi palang pintu andalan bagi kubu BSU. SFC sebetulnya juga memiliki bek tengah asal Brasil, Mauricio. Tapi, ada kemungkinan ia tidak akan masuk tim inti di laga ini, lantaran baru bergabung ke skuad Laskar Wong Kito.

“Kita membawa 19 pemain untuk menantang Bhayangkara Surabaya United,” kata Pelatih Kepala SFC Widodo Cahyono Putro, Jumat (20/5).

Baca:  SFC Bisa Lolos Sebelum Bertanding

Pemain yang diboyong itu, yakni Teja Paku Alam, Yogi Triana, Fachrudin, Ngurah Nanak, Wildansyah, Zalnando, Supardi, Mauricio, Ichsan Kurniawan, Yu Hyun Koo, Hilton Moreira, Ridwan, Musafri, Eka Ramdani, Firman Utina, Alberto Goncalves, Yohanis Nabar, Rizsky Dwi Ramadhana dan Achmad Hisyam Tolle

Sementara pemain yang ditinggal, Airlangga Sucipto (cedera), Achmad Jufrianto (akumulasi kartu), serta tiga pemain muda, Hapit Ibrahim, Yogi Novrian, dan Tri Hamdani Goentara.

“Meski tidak membawa full pasukan, kita optimis bisa meraih poin di kandang lawan. Semua pelatih tentu mencita-citakan meraih kemenangan. Intinya, jangan sampai kalah,” ucapnya.

Sebelum bertolak ke Surabaya, ia mengaku sudah mempelajari permainan BSU lewat rekaman video. Pertandingan yang diamati tatkala klub Jawa Timur itu menelan kekalahan 0-3 dari Arema Cronus (15/5). Kendati kalah, secara permainan, klub asuhan Ibnu Grahan itu sangat menyulitkan Arema.

Baca:  SFC Isyaratkan Tunda Jamu Persipura

“Mereka beberapa kali menusuk pertahanan Arema. Jadi kita harus antisipasi, supaya mereka tidak sampai menerobos pertahanan kita,” jelasnya.

Pemain berposisi gelandang bertahan ataupun serang, harus berjuang keras untuk mematikan bola di lini tengah. Jangan sampai Paulo dan kawan-kawan menerobos pertahanan SFC dan mencetak gol.

“Kalau mereka menguasai bola, maka harus terus diganggu, jangan sampai dibiarkan,” ujarnya.

Sementara untuk serangan Laskar Wong Kito sendiri, SFC akan tetap mengandalkan Beto sebagai target man. Dia akan mendapatkan support dari Ridwan dan Hilton Moreira, Firman Utina atau Eka Ramdani.

Tapi tim tuan rumah juga sudah mempelajari kekuatan Laskar Wong Kito, bahkan Pelatih BSU Ibnu Grahan berani menargetkan poin penuh. Target itu dinilai cukup realistis mengingat BSU bermain di kandang sendiri.

Baca:  Wildansyah Kembali Merumput

“Nanti kalau seri atau kalah, kami akan tertinggal di klasemen. Apalagi kami bermain sebagai tuan rumah,” katanya.

Ibnu meminta seluruh pemainnya melupakan kekalahan telak dari Arema. “Kami memotivasi para pemain untuk melupakan kekalahan atas Arema. Mereka harus fokus bertanding melawan SFC,” ungkapnya.

Sebelum menghadapi SFC, Bhayangkara Surabaya United menggelar laga simulasi kontra PS Fajar. Pertandingan itu dalam tiga babak itu dimenangi BSU dengan skor tipis 1-0.

Dalam pertandingan itu, Ibnu menginstruksikan pemainnya untuk membongkar pertahanan lawan, memanfaatkan peluang bola silang, dan memaksimalkan serangan.

“Jadi tujuan pertandingan uji coba sore ini adalah simulasi sebelum menghadapi SFC,” kata Ibnu. # zal

 

 

x

Jangan Lewatkan

Striker Baru SFC, Ternyata Punya Tulang Kuat

Palembang, BP–Penyerang anyar Sriwijaya FC Manuchekhr Dzhalilov menjalani tes medis di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Selasa (12/12). Ternyata bomber asal ...