Home / Headline / Sebulan Polresta Palembang Ungkap 49 Kasus Narkoba

Sebulan Polresta Palembang Ungkap 49 Kasus Narkoba

PicsArt_04-27-01.32.21

Kasat Narkoba Polresta Palembang Kompol Rocky Marpaung

Palembang, BP
Selama sebulan melakukan Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) 2016 untuk menekan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Kota Palembang, Polresta Palembang dan jajaran berhasil mengungkap 49 kasus narkoba dengan 56 tersangka.

Dari operasi tersebut, Polresta mencatat peredaran narkoba jenis shabu merupakan yang tertinggi untuk di Kota Palembang dibandingkan dengan jenis barang haram lainnya seperti ganja dan ekstasi.

“Ini adalah buah kerja sama Polresta dengan seluruh polsek di Palembang, untuk menindak dan meminimalisir peredaran narkoba di Palembang,” ujar Kasat Narkoba Polresta Palembang Kompol Rocky Marpaung, Rabu (27/4).

Baca:  Tiga Sekawan Dicokok Pesta Ganja Depan Kantor Lurah

Dari total jumlah kasus narkoba tersebut, sebanyak 33 kasus diungkap Polresta Palembang serta 16 kasus diungkap polsek yang ada di wilayah hukum Polresta Palembang.

Selain mengamankan 56 dari 49 kasus narkoba, sambung dia, Operasi Bersinar yang digelar Polresta Palembang dan jajaran juga berhasil mengamankan barang bukti berupa shabu sebanyak 263,07 gram, ganja sebanyak 14,70 gram, serta ekstasi sedikitnya 12 butir.

Baca:  Setengah Kilogram Shabu dan 2.000 Ekstasi Disita

“Tak hanya ketiga jenis barang haram tersebut yang berhasil kami amankan. Bahka, dalam operasi ini kami juga menemukan narkoba jenis H5 (Happy Five-red) sebanyak satu butir,” kata dia.

Perolehan ungkap kasus tersebut, dijelaskan Rocky, belum begitu puas karena meskipun operasi telah berakhir, Polresta Palembang tak akan tinggal diam dalam memerangi peredaran narkoba. Sebab masih banyak target operasi (TO) yang belum tertangkap.

“Kami tetap melakukan giat terus untuk menekan peredaran narkoba di Palembang. TO kami juga masih banyak dan yang menjadi kendalanya adalah sulitnya masuk ke dalam jaringan itu,” jelasnya.

Baca:  Terlibat Narkoba Anggota Kodam Dipecat

Tangkapan yang berhasil kami ungkap juga, diakui Rocky, untuk para tersangka rata-rata berstatus swasta. Bahkan, mereka ini merupakan pengedar narkoba yang nekat menjalankan bisnis haram ini dengan alasan faktor ekonomi.

“Kalau dari kalangan mahasiswa belum ada yang didapat. Semuanya karena faktor ekonomi dan mengedarkan di Palembang saja, belum ada jaringan dari luar yang kami temukan masuk Palembang,” tutupnya. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Lepas Jemaah Haji, Wabup Minta Doakan OKI

Kayuagung, BP–Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H.M. Djakfar Shodiq melepas jemaah calon haji berjumlah 286 orang plus petugas haji ...