Home / Headline / Angkutan Batubara Masih Gunakan Jalan Umum

Angkutan Batubara Masih Gunakan Jalan Umum

# Minta Ketegasan Dishubkominfo Sumsel dan Polda Sumsel
 
13087357_10207561139244873_7569964852059726099_n

Yulius Maulana dan Nasrul Halim

Palembang, BP

Masih maraknya angkutan batubara dan angkutan kayu log melewati jalan umummembuat banyak jalan di Provinsi Sumatera Selatan rusak parah dan mengganggu pengguna kendaraan lain. Komisi IV DPRD Sumsel prihatin dan meminta ketegasan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dan Direktorat Lalu Lintas (Lantas) Polda Sumsel bertindak tegas dengan dua angkutan yang sangat meresahkan masyarakat Sumsel tersebut.
      “Berdasarkan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel tahun 2015 kemarin, kami minta kepada Dishubkominfo Sumsel dan pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel untuk menertibkan angkutan kayu log dari PT Tel dan angkutan batubara, karena berdasarkan laporan masyarakat banyak sudah meresahkan masyarakat dan pengguna jalan meminta kepada Dishublominfo Sumsel dan Direktorat Polda Sumsel mulai besok, Senin (24/4) merazia angkutan tersebut, dengan memeriksa kelengkapan berkas, surat kendaraan, KIR, jumlah angkutan, kapasitas tonase dan kami minta kepada Dishubkominfo Sumsel untuk mengecek berapa angkutan kayu yang lewat di jalan di Sumsel dengan mobil angkutan truk batubara,” Kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Ir Herpanto Msi didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Yulius Maulana dan anggota Komisi IV DPRD Sumsel Nasrul Halim, Minggu ( 24/4).
      Selain itu pihaknya mempertanyakan apa benar mobil angkutan kayu log yang melewati jalan umum sudah sesuai dengan standar.
”Karena kami lihat banyak truk kayu log ini sampai keluar dari bak kayunya, itu tidak boleh keluar dan harus tertutup  karena ini akan mengganggu dan kami juga dapat laporan beberapa hari lalu ada mobil kayu terbalik di jalan dan menghambat jalan, jadi masyarakat ada yang berduyun-duyun lapor ke Komis IV DPRD Sumsel, kami menekankan kepada Kadishubkominfo Sumsel untuk secepatnya mengevaluasi angkutan kayu log dan angkutan kayu log,” katanya.  Dia melihat aturan dishubkominfo Sumsel yang mengatur jalur kendaraan kayu log dan batubara harus dari pukul 18.00 hingga pukul 05.00  sudah berjalan tapi harus di cek tonase dua kendaraan tersebut dan surat menyurat kedua kendaraan,” katanya. #osk
Baca:  Mulai 12 Februari , Enam Anggota DPRD Sumsel Tidak Terima Gaji Lagi
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

APBD Sumsel 2020 Diprediksi Meningkat

Palembang, BP Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) M Yansuri memprediksi ABPB Provinsi Sumsel 2020 akan terjadi peningkatan. “ Besarnya ...