Home / Headline / Datangi Suami Siri Karena Kangen, Malah Dianiaya

Datangi Suami Siri Karena Kangen, Malah Dianiaya

IMG_20160422_103230 (1)

Fitri, korban penganiayaan yang dilakukan suami sendiri melapor di SPKT Polresta Palembang, Jumat (22/4).

Palembang, BP
Tak terima dipukuli hingga babak belur di bagian wajah dan kedua lengan, Fitri Anisya (23), yang berstatus sebagai istri siri mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jumat (22/4), sekitar pukul 11.00.

Kedatangan warga Jalan Prajurit Kemas Ali, Lorong Seni, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang ini untuk melaporkan suami siri-nya yakni, Sudarmin alias Doddy (36) karena telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Baca:  Guru Olahraga Aniaya Ibu Kandung

Di hadapan petugas, Fitri menceritakan, kejadian itu bermula saat ia hendak menelepon Doddy, Jumat (22/4) dinihari. Karena tak diangkat, dirinya memutuskan untuk mendatangi Doddy di rumahnya yang berlokasi di kawasan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

“Di rumah Doddy dia tinggal bersama istri pertamanya. Saya ini menikah siri dengan dia. Malam itu kangen sekali, sehingga ingin mendengar suaranya,” ujar dia.

Baca:  Ribut Warisan, Sepasang Kakek Nenek Dibui

Usai tiba di kediaman Doddy, masih dikatakan Fitri, suaminya tersebut tidak senang berjumpa dengannya melainkan malah marah-marah. Kemudian, Doddy langsung memukulinya dengan tangan kosong hingga ia babak belur.

“Tak ada yang memisahkan saat Doddy menganiaya saya. Saya menikah lima tahun lalu dan sebenarnya saya sudah sering dianiaya, namun sekali ini saya sudah tidak tahan sehingga memilih untuk melaporkannya,” jelasnya.

Sedangkan ayah Fitri, M Nur (63), menjelaskan ia tak terima jika anaknya diperlakukan seperti itu. Padahal dari awal, ia memang tidak pernah setuju jika anaknya tersebut menikah dengan Doddy.

Baca:  Pegawai SPBU Aniaya Sopir Tangki

“Saya saja tidak pernah memukul dia. Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini, makanya kami melapor. Kami minta aparat kepolisian dapat menangkap terlapor,” harap dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, saat ini laporan korban telah diterima pihaknya dan akan segera ditindaklanjuti.

“Laporan langsung kita arahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Palembang agar ditindaklanjuti,” singkat dia. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sumsel Raih WTP Kelima

Palembang, BP Sumsel kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumsel atas ...