Home / Headline / Pahri-Lucy Merasa Tak Beri Suap

Pahri-Lucy Merasa Tak Beri Suap

BP/MARDIANSYAH SIDANG LANJUTAN-Terdakwa satu Fahri dan terdakwa dua Lucy membaca nota pledoi pada sidang lanjutan OTT oleh KPK di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (21/4)

BP/MARDIANSYAH
Pahri dan Lucy membaca nota pledoi pada sidang lanjutan OTT oleh KPK di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (21/4)

Palembang, BP

Dalam nota pembelaan yang disampaikan pada persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (21/4), Bupati Musi Banyuasin (Muba) nonaktif Pahri Azhari dan istrinya, Lucianty, minta dibebaskan dari tuntutan jaksa.

Pledoi (nota pembelaan) kedua terdakwa dibacakan secara bergantian oleh tim penasihat hukumnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Saiman. Kedua terdakwa menyatakan bahwa pemberian suap kepada anggota DPRD Muba merupakan inisiatif penuh dari dua bawahan yang bekerja sama dengan salah seorang anggota dewan.

“Intinya kedua terdakwa tidak terbukti memberi uang dan memerintahkan untuk memberikan sesuatu kepada DPRD,” ujar Febuar Rahman, penasihat hukum terdakwa, ditemui usai persidangan.

Baca:  6 Ketua Fraksi Susul Bupati Muba

Menurutnya, Pahri justru mencegah bawahannya untuk menyetujui permintaan DPRD Muba. Serta peminjaman uang diberikan terdakwa Lucianty karena termakan tipu daya dari terpidana Syamsudin Fei, yang menyebut uang pinjaman hanya untuk membayar honor pegawai.

“Tuntutan jaksa hanya mengulang dakwaan, bukan berdasarkan fakta persidangan. Maka kami minta dibebaskan dari segala tuntutan dan mengembalikan uang yang disita,” imbuhnya.

Terkait permintaan terdakwa tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Irene Putri menyatakan tetap pada tuntutan yakni meminta terdakwa pertama Pahri Azhari dihukum empat tahun penjara. Serta dua tahun penjara untuk terdakwa Lucianty dan keduanya sama-sama dituntut membayar denda sebesar Rp150 juta subsider lima bulan penjara.

Jaksa berpendapat perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999. Sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca:  Pahri Azhari Dihukum 3 Tahun Penjara

“Bentuk kerja sama itu terungkap jelas dari keterangan saksi dan fakta di persidangan, sehingga memenuhi dalil tuntutan sebagai pemberi suap,” kata Irene Putrie, JPU KPK.

Menurutnya, upaya kerja sama itu dapat diketahui dari keterangan saksi Kepala Dinas PU Bina Marga dan PU Cipta Karya, yang mengatakan bahwa mereka ditelepon Bupati untuk membantu patungan uang guna menyuap anggota DPRD Muba.

“Saksi mengatakan jika tidak ditelepon bupati, maka tidak mau menyerahkan uangnya dan dalam hal ini unsur pidananya sudah terpenuhi, yakni turut serta mewujudkan perbuatan penyuapan,” tandasnya.

Baca:  Empat Pimpinan DPRD Muba Terima Suap

Selain itu, posisi terdakwa sebagai bupati yang sesuai undang-undang penyelenggara negara harus bertanggungjawab penuh dalam pemerintahan, juga menjadi latar belakang pemberian tuntutan.

“Ini semua rangkaian peristiwa untuk kepentingan Bupati, jadi tidak bisa terdakwa menyerahkan semuanya ke bawahan begitu saja,” tuturnya.

Sehingga tim JPU menilai perbuatan kedua terdakwa sudah sesuai dengan tuntutan sebagai pemberi suap, yakni dengan menjerat sesuai dengan ancaman lima tahun penjara.

“Kami sangat optimistis bahwa tuntutan ini sudah disampaikan dengan benar, tunggu saja di putusan majelis hakim pada sidang selanjutnya nanti,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus suap pengesahan LKPJ kepala daerah 2014 dan pembahasan APBD Muba 2015 terkuak setelah penyidik KPK RI melakukan operasi tangkap tangan terhadap Syamsuddin Fei, Fasyar serta Bambang Karyanto dan Adam Munandar, pada 19 Juni 2015 lalu. # ris

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Akselerasi Pengentasan Kemiskinan Lewat Program Ramadhan ACT 2019

Palembang, BP Menyambut bulan suci Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak muslim sedunia memperbanyak amal saleh melalui ...